Jumat, 09 Maret 2012

nikmat rasa

perjuangan ini telah berakhir untuk hari ini
meninggalkan harapan yang lebih baik
tak jua puas dengan kenyataan saat ini
ingin semuanya lebih baik
betapa egoisnya 
tak jua mensyukuri nikmat rasa di saat ini

ketika susah
ketika tersakiti
hanya mengeluh
hanya meratap derita
berserah diri kepada tuhan

namun saat kesuksesan menghampiri raga
semua adalah kerena diri
lupa akan nikmat dari tuhan

segala sesuatu buat insan hanya sementara
tak  jua abadi
cinta tak ada yang abadi
apa yang di rasakan saat ini mungkin saja esok semuanya hampa
rasa cinta yang di agungkan
rasa rindu yang bergelora
bisa saja esok menjadi nestapa

manusia itu berjalan dengan nafsu
jika harapan yang akan di raih walau dalam badai
dalam jurang
dalam palung yang dalam
dalam gua gelap
bahkan mendekati kematian
manusia akan menempuhnya
manusia akan menerobosnya

namun setelah apa yang di harapkan itu tercapai
apakah kita pernah bersyukur
bersyukur atas napas kita yang sampai saat ini masih menjadi bagian dari kehidupan ?





 

hati yang tertawan rindu

di saat ini ingin aku terlena
bersama bayangan senyum manis mu
menyemarakkan suasana hati yang sedih
menerbangkan tiap desah angan melayang
meraih bahagia

walau itu hanya dalam angan
walau itu hanya dalam khayalan
aku tak perduli
keindahan taman hatiku terhiasi semerbak aroma keindahan
semua ini karena tebaran bibit cinta yang kau tebarkan
lewat pesona senyum manismu
lewat gemulai pesona mode

aku tertawan
aku terkesima
aku kini larut dalam pikiran bahagia
ini karena tebaran asmara cinta

Sabtu, 03 Maret 2012

jagalah hati

Ketika malam harus tiba
perasaan terbias oleh kenyataan yang ada
semua yang kita miliki
semua yang harus kita banggakan
akan sirna
akan musnah
yang ada hanyalah kenangan
kita tak jua tau apa yang terjadi esok
kemewahan adalah khayalan tiap insan
memiliki harta
memiliki fasilitas
ingin melebihi dari insan yang lain

namun pernahkah kita tau apa yang akan terjadi esok
karena semua yang ada tidak akan pernah abadi
semua akan sirna
seiring waktu dan zaman

janganlah mencari kegembiraan dengan kemewahan
karena semua itu akan menimbulkan beban
beban untuk tetap mempertahankannya

nikmatilah tiap desahan napas
dengan selalu menyederhanakan cara berfikir

dan jika memiliki rizki yang melebihi dari rizki insan lain maka bersyukurlah

Minggu, 12 Februari 2012

penyesalan cintaku

keletihan melanda cakrawala kalbu
oleh runtuhan rasa rindu
mencekam
menekan
kala cinta yang kau tawarkan 
telah membuat segalanya bagai mimpi indah
mempesona
hingga taman keindahan hatipun terasa semerbak wewangi 
terhiasi oleh bunga-bunga cintamu

namun kini semua poranda
semua hancur berkeping
hanya lara 
hanya himpitan penyesalan
betapa penawaran cintamu begitu menghanyutkan
begitu mempsona
hingga aku terkapar dalam diam

malam kini makin kelam
pesona raungan asa kini merintih
oleh rasa sakit tertekan rasa rindu
cintaku kini hambar
kerontang hingga tandus
tertembus mentari keringkan dahaga rindu

teriakan binatang malam tak lagi menjadi nyayian asmara
kerlap bintang tak lagi mempesona
sepoi angin nirwana tak lagi menyejukkan
semua kini kerontang
semua kini luluh bersama terpaan rasa rindu 
rindu yang menusuk kalbu

sakit
letih
hingga terseok dalam kehancuran jiwaku
aku kini hanya menyesali
pertemuan



Rabu, 01 Februari 2012

doa senja

tak terasa kini malam datang lagi
bersama kepenatan aktifitas hari ini
mengejar harapan
menunggu datangnya ridha ilahi
kini dalam keletihan
mencoba meluangkan waktu
untuk mencari rileksifitas hingga terasa nyaman
dan entang menerawang malam 

bulan kini mulai malu menampakkan diri
dengan sesaat silwet ungu mentari 
seolah tak ihlas meninggalkan hari ini

selimut awan menggumpal tertiup angin
membentuk lukisan alam

sesekali menikmati cakrawala terasa lepas
betapa kecilnya arti diriku
betapa tak berartinya diriku
dari kebesaran  dan kemegahan cakrawala

apa yang aku banggakan
apa yang akan membuatku besar kepala
keberhasilan dan sukses 
dari karya dan karsa yang terjalani

sementara cakrawla 
dengan kerendahan makna dirinya
tetap saja merasa tak berarti

oh angin 
sampaikan kepada allah swt 
pengampunan atas khilaf dosa hari ini
hingga aku tak lagi besar kepala
tak lagi merasa paling sukses
tak lai merasa paling hebat
tak lagi paling angkuh

luluhkan norma nuraniku
agar selalu bersabar
agar selalu bersyukur atas nikmat rasa yang aku rasakan

oh malam
bersama rembulan terangilah
kalbu ku dari sisa-sisa amukan kegelapan pikiran
hingga aku lepas kontrol dalam berucap
dalam berperilaku
terangilah makna jiwaku dengan selalu 
tabah dan rendah diri
menjalani makna duniawiku


Selasa, 31 Januari 2012

api asmara

separo bulan kini mulai menampakkan diri
tanda malam mulai larut
sepoi angin berhembus
seolah lupa akan prahara yang pernah terjadi 

kini hati mulai merasakan ketenangan
tak lagi ada kegeliahan akan bencana
namun di kisi lain kalbuku
terbersit angan yang tak jua dapat menenangkan pikiran

cinta kini telah menghanguskan belantara kalbuku
hingga gosong dan kerontang
tak jua ada yang dapat tumbuh
menghiasi taman keindahan hatiku
semua terbakar oleh api asmara
air mata tak jua mampu mengalir
air mata yang telah mengering
air mata yang  telah terbakar
kini tak lagi mampu membaahi kelopak

hanya diam
menikmati raungan terpaan hasutan gelora jiwa
tak ingin semua selalu gersang
ingin damai
menikmati keindahan taman hati
yang terhiasi mawar merekah semerbak aroma cinta

aku tak lagi mampu menciptakan keindahan itu
tamanku kini telah poranda oleh tsunami cinta yang kau tawarkan
puing-puing kehancuran masih saja berserakan
semakin berusaha menatanya
semakin kuat torpedo rindu
menyapu taman keindahan hatiku

kini aku hanya mampu diam
kini aku hanya mampu tapakkur
menanti mukjizat keindahan lain
menghiasi relung kalbu 

saatnya tiba 
semua akan berakhir
semua ini adalah ujian iman atas cintaku
hingga di suatu saat akan ku nikmati keindahan taman eden 
yang dapat membuatku tertawa
membuatku tersenyum
melewati malam

resah itu datang lagi

keletihan melanda jiwa
menerbangkan tiap desir nadi oleh rasa yang bergejolak
mengejar harapan
meraih mimpi
hingga terpuruk dalam kenyataan yang ada

kini malam pun datang
menjumpaiku lagi
menemaniku melalui desah napas
hingga tak terasa kini hari berganti hari
bulan pun berganti tinggalkan yang lalu

perputaran waktu dunia terasa cepat
harapan masih saja merongong-rong pikiran
ingin terbebas dari semua ini

entah kapan semua harapan tak lagi membuatku terlena
harapan adalah mimpi buruk 
jika harapan tak jua menjadi kenyataan

hati kini semakin terpuruk
manakala kekecewaan menghiasi raungan kalbu
di iringi dengan datangnya rasa rindu
rindu yang menyiksa persendian

mencari keindahan lain lewat tatapan senyum impian
namun semua itu semakin embuat hati terhimpit rasa

dan 

kini angan terpuruk
asapun melayang entah kemana
tinggalkan bumi
mencari ridha lewat
penyerahan diri kepada allah swt
dengan bersujud 
dan melantunkan nyanyian resah
hingga hati terasa damai


Jumat, 27 Januari 2012

mencari keindahan lain

kini malam makin larut
saatnya menikmati taman kegelapan malam 
meraih keindahan lain dalam kegelapan melalui slide mimpi
hingga saatnya pagi tiba 
kita tersenyum menikmati tatapan mentari
 
rembulan menampakkan diri hanya sepotong
terkikis awan kelam
kerinduan hanyalah siksa
hingga hati diterpa kehampaan
 
bintang-bintang menghiasi cakrawala kalbu
hanya terdiam dalam bisu
menyaksikan betapa nelangsanya jiwaku
ingin terbang tinggalkan bumi
mencari sinar  asmara rinduku
asmara rindu yang sirna tersapu badai cinta

kini hatiku semakin lara
semakin pilu
kala ingat malam bersamamu
menatap awan harapan

namun kini semua harapan telah terhapus
angin sakal amartha kasih
yang meninggalkan puing-puing kehancuran

namun kini saatnya 
menikmati lantunan syahdu
nyanyian malam
dengan iringan napas
yang selalu terhiasi desah harapan bahagia
sesaat menikmati alam lain
lewat lantunan mimpi


ingat kamu

Kelelahan kini mulai terasa
saat semua yang ada menjadi tidak ada
tak jua percaya hatiku selalu bersemi menyaksikan
tebaran bunga bunga asmara yang tertata di taman hati
indah
dan selalu tersenyum
bahagia
seolah bahagia itu hanya milikku

namun kini
semua sirna
semua telah layu
hingga bunga bunga itu menjadi kering dan tandus

taman hatiku kini gersang
tandus
tak jua ada keindahan yang dapat ku nikmati
semua kini tersapu tsunami cinta

hanya kegelisahan
hanya keresahan
sesekali desah napas menyesakkan dada
ingin mengucurkan air mata kalbu
menangisi lara cinta

namun air mataku kini telah mengering
terbakar api asmara

aku kini terseok
aku kini terkapar
aku kini lumpuh
aku kini mengerang
sakit terasa di ulu kalbuku

penyesalan datang
penyesalan datang lagi
kala bayangan dirimu menyambangi desah malam ini
aku semakin letih
aku ingin berteriak
saat janjimu tak sempat ku tepati

ya saat kau masih ada
kau sempat berpesan
"jika ingin cinta lain langkahi dulu mayatku"

kini aku makin bersedih
dan gak jua tau apa yang harus kulakukan
saat hatiku kini mulai menyukai senyum lain

DULU AKU GAK SEMPAT MELANGKAHI MAYATMU

salahkan aku jika aku saat ini mencoba menerima senyum lain....?
 
 

entahlah

Wahai angin tiupan kencang mu kini menggugah harapan rindu
tersapu hingga harus terbang tinggalkan bumi menggapai angkasa
cinta yang kau tawarkan
adalah siksa buat kalbuku
aku tak jua mampu berkata tidak
saat hatiku sepi
... hatiku gundah
hatiku di terpa gelombang penantian yang tak jua ada harapan
kehadiran mu kini membuka lebaran tebal halaman duka

aku tak jua mampu menerimanya
aku tak jua mampu menolaknya
kini kehadiranku bak slide
yang menghiasi cakrawala kalbu rinduku

kini aku tertekan
kini aku termangu
kini aku semakin tak percaya

inikah jawaban atas penantian panjang menanti reinkarnasi cintamu

wujud senyum
warna gairah
tergambar lewat untaian wajah nan pesona

aku kini hanyut
hanyut dalam dua arah mata air cinta
ingin ku arungi
namun tetap saja aku harus menentukan arah aliran asmara
yang akan membawaku pada kenyataan yang ada

dirimu adalah masa lalu
terkubur bersama harapan cintaku
namun kini slide senyum indah
kini datang lagi menemui arwah cintaku

dan kini apakah aku harus menolak kehadiran senyum impian lain....?
Entahlah


Minggu, 22 Januari 2012

gong xi fa cai

sambut lah harapan yang lebih baik
untuk langkah pasti
meraih rasa gembira
... hingga senantiasa tercipta rasa syukur
rasa syukur kepada tuhan kita
tuhan yang telah memberkati kita
dengan napas
dengan pikiran
dengan rasa
hingga tercipta keindahan kalbu
lewat seuntai kasih
dan menerbangkan kalbu ke angkasa
lewat nyanyian rindu
lewat amukan rasa cinta

manfaatkan saat ini
untuk mempersiapkan
sesuatu yang lebih baik

ikatlah khayalan
jadikan motovasi buat membanguan taman keindahan hati
dengan selalu mengutamakan
keindahan

jadilah orang yang pertama
yang merasakan keindahan kalbu yang di tawarkan buat kita
yang di sajikan oleh tuhan buat kita
dengan selalu bersyukur

harapan

betapapun aku melukiskan
keagunganmu ya allah
huruf terrangkai menjadi kata dan kalimat
tak jua mampu meliputi rasa rinduku padamu ya allah
keindahan yang engkau tawarkan kepadaku ya allah
tak mampu kuukir dengan keindahan kata sebagai rasa syukurku
betapa kerinduanku
telah membuat setiap desah napasku
terperanggah oleh keindahan yang kau tawarkan
lewat kisi kalbuku

ya allah semua keindahan itu
menjadikan aku selalu bersyukur akan nikmatmu ya allah
ya allah izinkan napasku malam ini
ku manfaatkan buat menikmati keindahan rasa rindu

rindu akan belaian
rindu akan kasih sayang makna cinta asmara
apa yang aku lihat
apa yang aku rasakan
telah aku nikmati dengan ihlas

namun di malam ini
pikiranku telah bersekutu
memikirkan senyum impian
ya allah ampuni hilafku
atas nafsu yang ada padaku

betapapun aku adalah insan yang memiliki nafsu
ridhoilah kalbuku
yang terisi rasa cinta
yang merindukan nikmat duniawi

jika saatnya halalkanlah cintaku
berilah kepastian akan cinta yang aku rasakan
untuk menjadi satu
dalam ikatan yang engkau ridha

Sabtu, 21 Januari 2012

bencana akan datang

ketidak adilan di dunia ini
selalu seja buat sang insan yang lemah

kaum jetset
hidup dengan gaya hidonisme menawarkan kemewahan serba lux
tak jua perduli dengan orang lain
segala cara di halalkan
korupsi adalah cara paling intelek
hingga menipu adalah seni bahasa hingga orang lain tertarik

itu dilakukan hanya untuk poya-poya
pesta
keluar masuk pub
hingga menghalalkan sex bebas
semua demi gaya hidoisme

sementara
awan tak jua mau berhenti menangis
angin tetap saja berdesah
kilat menyambar
dengan halilintar menghantam dunia
tanda peringatan alam akan bencana yang lebih besar
siapkah kita dengan bencana yang maha dahsyat ...?

semua isi dunia hancur lebur
tak ada pub
tak ada karaoke
yang ada hanya takaran iman

senyum senyum mengembang
gembira dengan bencana besar
karena berbahagia bersama kendaraan iman
lewati aral kehancuran

kini peringatan malaekat telah datang
bencana dimana-mana
kehancuran siap menenggelamkan kita
sudahkah kita siakan kendaraan iman kita.....?

Senin, 16 Januari 2012

torpedo cinta

kemarahan awan akan terpaan lara cinta
telah membawa pada kenyataan yang ada
cinta yang kau tawarkan hanyalah buaian
cinta yang anugerahkan kepada nirwana kasihku hanya sebuah siksa
siksa yang mengalirkan terpaan lara rindu

kini gema cinta tak lagi membuat hatiku tergetar
tinggalkan harapan bahagia
kau dengan senyum impian mu
telah menjerat jiwaku ke alam penantian
aku tak jua mampu lepas dari tatapan sayu
tatapan manja
hingga gayutan mesra tanda cintamu padaku

telah membelenggu jiwaku pada hakekat diri yang lara
kemana lagi hatiku akan ku kirim
untuk bisa melupakanmu
untuk bisa lepas dari desir sisi relung
aku hanya mampu diam
aku hanya mampu merenungi arti duniawiku
duniawiku yang hancur terbawa harapan cintamu

kini aku sendiri
tak lagi mampu menelaah getar nurani cinta
hambar
kosong
hanya mampu menatap awan kelam

penyesalan oleh teraan rindu
telah membawaku pada kesedihan panjang
kesedihan kala ingat akan buaian senyum impian
ingin damai
tanpa sisa terpaan lara rindu

kini kau tersenyum
bahagia menyaksikan betapa tersiksanya diriku
tanpa cintamu

aku terima semua itu sebagai ujian imanku
seiring waktu semua akan berakhir
dan akan ku kenang saat berama selamanya
untuk makna cintaku padamu


Sabtu, 14 Januari 2012

kesedihan itu ada

entahlah
angin seolah lelah bertiup
hening
awanpun kini tak lagi bersedih
sisa tangisan awan masih menggenang 
dingin
kecemasan datang
banjir air mata awan
membawa petaka

baju tak lagi kering
stok pangan menipis
mengiris kalbu

lama istirahat
apipun murka
melalap rumah
menghancurkan harapan

semua ini adalah peringatan alam
memeringati kita dari bencana yang lebih besar
bencana saat terompet sangkakala tertiup
bencana yang menghancurkan dunia

sudahkah kita persiapkan diri.....?
entahlah

sementara kini aku sibuk
sibuk menata hati
menata keping-keping kehancuran dari terpaan lara cinta
sangat tersiksa
sangat menderita
diamku membuat tangisan kalbu

betapa kejamnya rasa cinta
bermain tak jua mampu menetralisir anganku
aku lelah
aku jenuh

ya allah semua yang aku alami adalah qadha ku 
izinkan aku menikmati kesedihanku bersama ridha mu
agar aku tak terjerumus dosa cinta