Jumat, 23 September 2011

kidung rindu

jiwaku hanya sebuah tanda aku masih bernapas
tak jua memiliki apa-apa
hanya media dari otoritas otak yang terjalani
kenapa aku harus menyiksanya
betapa damainya rohku ketika napasku, gerakku, pikiranku
terisi oleh ingatan akanNya
terciptalah rasa kecintaanku akan ridhamu ya allah
terasa berdesir mengalir oleh derasnya tekanan darahku
hingga bergolak dalam kalbu
namun saat himpitan otak teringat akan senyum manismu
semua ingatan akanmu ya allah......... sirna
sesaat terlupakan

hanya terisi bayangan kenikmatan akan rengkuhan
kenikmatan akan desiran rasa
berkecambuk dan bergolak bak ombak samudara
hingga tercipta rasa rindu
datangkan rasa cinta yang maha dasyat
oleh himpitan senyum manismu
aku tak jua mampu memilahnya
aku tak lagi mampu mengusir bayangan senyum manismu

aku terlena
aku terkadang berkidung
senandungkan lagu kerinduan
agar bisa hati datangkan kegembiraan

dan
terbebas dari himpitan rasa rindu
oh... angin kabarkan padanya
rindu ini kepadanya
agar tercipta rasa anugerahkan kedamian
agar aku tak lagi tersiksa
dan 
berdosa 
oleh bayangan kenikmatan dosa cinta





Kamis, 22 September 2011

noktah rindu

berlabuh di haluan
menelusuri kelamnya malam
bersama bintang nan ranum
bertebaran mengitari buana bahtera nirwana

saat terdiam menerawang angkasa
mencari noktah rindu yang menyiksa
kini malam semakin kelam
senyum indah menawan saat siang berjumpa dengan nya
alangkah sebuah sentuhan kalbu yang berbunga

kini angan terbang keangkasa
bersama bayangan dan raut yang terkias oleh remangnya malam
kini angin bertiup sayup menerpa relung
mengibarkan kasih asmara
hingga terlena oleh terpaan siulan senyum indahmu

alangkah syahdunya saat berdua denganmu
berjumpa dan bersua
tak terasa waktu telah memisahkan kita
ingin berlama bersama menuai asmara rinduku

datangkanlah bayangan dirinya dalam degup mimpi
agar esok terbangun bersama keindahan mentari
terhiasi senyum manis
mengiringi derap langkah meniti hari
penuh harapan.

Rabu, 21 September 2011

taman hati tanpa cahaya cinta


tak satu jua yang memahami arti cintaku padanya
membias pada hati nan merindu
malam selalu hadirkan rona khayal
yang tak mampu ku tepis
hingga tertekan
membawa hati pada kegelapan
dan kemurkaan oleh ketidak pastian cintaku

aku tak kuasa untuk mengikrarkannya
karena cintaku padamu melebihi segalanya
inginku damai bersama senyumanmu

senyuman yang selalu menghiasi malam kelam menjadi terang
oleh cahaya keindahan cinta yang kau tawarkan
kala semua masih menyatu bersama rinduku

aku tak mampu lagi berucap
untuk mengatakan ini lagi padamu
kau tak akan percaya lagi
karena kau begitu murka oleh sebuah
riak penomena kecil
yang tak semestinya kau membenciku

kau marah karena sikapku
kau benci karena prisnsipmu
tap kau tak pernah memahami aku

cintaku padamu begitu menghanyutkan
cintaku padamu membuat hariku dipenuhi ilham khayalku padamu
dan kini semua sirna oleh hal yang tak semestinya kau jadikan alasan

aku tak akan pernah memaksamu
untuk kau cintai aku
karena cinta taman bermainnya hati

hatimu mungkin tak lagi menikmati keindahan cintaku
hingga kau mencari taman lain
bua kau nikmati

tamanku kini gersang dan tandus
hingga kerontang bersama rinduku padamu
malam kini semakin gelap
segelap taman tanpa cahaya



Selasa, 20 September 2011

harapan rindu

keterasingan saat hati tersentuh mega awan hitam
berkelana dalam rintihan lara
mencari kepastian asa
terdiam sejenak berfikir dan merenung
mencari jawaban akan makna hati yang terluka

berkeliaran dan jelalatan terbang bersama hati yang hampa
terombang-ambing angin bayu asmara
tertindas petir gemuruh rasa
hingga hangus pupus dalam isapan dan hirupan udara malam


kemana lagi pikiran dan harapan pergi
mencari kesejukan hati
dari lara dan nestapa asmara
dari cinta yang kau tawarkan lewat senyuman dan rona ayumu

bimbang dalam keindahan malam bersama bintang
tak jua dapat ternikmati
hanya awan kelam nan hampa
bintang tak lagi mau mendekat dan menyinari relung hatiku
bercerita arti cinta yang sebenarnya

betapa siksa cinta ini
membuat aku tertekan hingga
terjerebab dalam jurang dan palung terdalam
derita cinta ini adalah siksa dari nikmat yang kucari

akan ku usahakan untuk mencari arti lain dalam benakku
berjumpa dalam keterasingan
hingga terlepas dari amukan asmaramu



Minggu, 18 September 2011

siksa cinta

Aku adalah aku yang masih sendiri
harapan sendiri untuk mencapai suci
senang dengan senyum harapan
yang menyediakan keindahan taman hati
ingin bebas dari penderitaan lara
memuja berhala senyum
untuk menembus bahagia
terbenam dalam utopia sesat
melelahkan untuk berbaring dalam keheningan

wahai roh cintaku
datanglah bersama keindahan senyumanmu
untuk menghangatkan penantian rinduku padamu
kabarkanlah kepada malekat
untuk menyebarkan undangan kematian
agar mereka tau betapa indahnya
alam rindu yang abadi
bersama cinta yang hakiki
agar tak terdampar laranya gairah cinta

oh malam dengan lolongan
yang membuat kuduk berdiri
menggigilkan raga oleh kesumatnya lolongan
sepi dengan hembusan angin
membuat kuduk berdiri
ingin berlari dari rasa takut

takut oleh siksa cinta yang lara
takut oleh rasa kecewa yang dalam
takut akan kebahagiaan yang sirna
hingga terdiam dalam ketakutan

akankah kita tau
di sana keindahan mungkin sangat asri
hingga roh-roh pecinta tak pernah ada yang kembali
kembali untuk menceritakan rasa rindunya
rindunya kepada sang khalik
sang pemilik segalanya

ya allah dalam ketakutan dan kudukku
aku berserah diri
agar roh-roh cinta tak menghantui jiwaku
damaikan hatiku
seperti damainya roh-roh pilihan terdahulu

dirnginnya malam dengan rasa takutku
telah membelenggu jiwaku
pada kenyataan yang ada

lolongan itu selalu menusuk kalbuku
hingga aku takut kegelapan malam
yang membuat rasa rinduku kecut



panorama jiwa

terlihat jauh
menerawang ke semak belantara jiwa
menerobos lebatnya duri kehidupan
hingga terperosok lembah penantian

saat jiwa terawang angkasa nan luas
menderai tiap derap kisi napas
berjuang bersama kepenatan senja
kian merana .....
kian teriksa .
hingga lemas menggapai dinding terjal penuh liku
hanya untuk makna kehidupan
yang tak jua cemerlang oleh terobosan harapan

oh .. senja....
kian meratap oleh hembusan derap detak penorama senja
gambarkan keindahan syorgawi
bersama menatap rindu
yang tertawan asmara cintamu



berjuang di keremangan
mencari noktah buat penerangan jiwa
ilhamkan rasa hingga tersenyum
saat keindahan taman hati tertata bersama kerinduan hasrat jiwa
saat terdampar haluan jiwa
mengerang oleh himpitan rasa
berjuang mencari kedamaian hati
lewat panorama jiwa

kesucian jiwa adalah anugerah malam
sepi senyap dan hening
saat terindah untuk merenungi arti keindahan

betapa hebatnya pengaruh rindu pada tiap desah
hingga terkapar tak berdaya
oleh lolongan hasrat jiwa
betapa menyesakkan 
dan tak jua mampu lepas dari jerat rasa
ingin terbang tinggalkan bumi
menyusul tiap anugerah rasa

agar mendapatkan keindahan kalbu
dan tercipta kebahagiaan
lepaskan rindu
bebaskan rintihan 
agar terbebas dan merdeka
dari lolongan rindu
malam yang menyesakkan
membuat hati tertawan
bawalah anganku ke alam lain
agar aku tak lagi terjerat rasa rindu



Selasa, 13 September 2011

impian damai

datangkan harapan bahagia
kala gejoak rasa menawarkan makna bahagia
siang terjalani bersama keringat dan hembusan debu-debu jalanan
membias kala harapan itu datangkan sebuah makna bahagia
ku kejar lewat amartha kasih
ku raih impian damai
ku halalkan siang penuh keletian menerobos teriknya mentari

lalui lalang kendaraan
lalui pepohonan
lalui desah insan
mencari harapan
dan menanti kenyataan

hanya engkau ya allah
yang mengetahui tiap derap langkah pasti
menuju kenyataan meletihkan

berkahmu adalah syukurku
karuniamu adalah ilhammu
dan kenyataan adalah khada' ku

aku ihlaskan semuanya
bersama letih
ku telusuri malam mencari kedamaian
kala napas dengan tidur malamku
menunggu harapan esok yang lebih baik


Senin, 12 September 2011

teman adalah inspirasi bahagia

keindahan adalah rahmat yang harus di syukuri
adakah rasa yang mengalir di sanubari merupakan gejolak rasa
gejolak rasa yang harus di tata dengan baik 
agar tercipta keindahan taman hati

napas sore ini adalah kenyataan hati
jangan sia-siakan taman keindahan hati
nikmati dan rawatlah selalu
dengan keimanan
agar taman hati dapat menyibakkan irama panorama keindahan

sebentar lagi malam
saat termenung mengevaluasi napas hari ini
napas buat sang perindu
perindu kebahagiaan

bahagia hanya didapat dari lingkungan dan insan lain
karena kita insan sosial
kebahagiaan itu terjalin atas dasar inspirasi orang lain
tanpa mereka hidup ini sunyi, sepi dan tak berguna

rawatlah pertalian pertemenan
jadikanlah sahabat
hingga terjalin cinta kasih
yang mendatangkan rasa rindu
rindu akan gejolak rasa
rindu akan suasana yang pernah terjadi

tersenyumlah selalu 
agar teman, kerabat dan orang lain menjadi gembira
hingga tercipta keindahan raungan asa
dan
jika kita merana karena orang lain
itu adalah sebuah peringatan buat iman kita
cobaan iman kita
bersabarlah di balik kesedihan 
tersimpan bunga-bunga aroma kebahagiaan





Minggu, 11 September 2011

gelora cintaku

Kepadamu ya Tuhan aku persembahkan napasku
di malam ini terima kasih ku ucapkan lewat
kemurnian jiwa

napas tadi siang adalah mimpi yang kau berikan
dan napas hari ini adalah berkah dan rahmat
keagunganmu sehingga naspaku malam ini masi terasa longgar

hatiku terkunci oleh kerinduan
rahmat cinta yang tertawan dalam sanubari keindahan kalbu
membias dalam napsu
terungkap lewat gairah di malam ini

segala pigur dirimu telah merasuki jiwaku
hingga terkapar dalam diam
menikmati getar-getar asmara
yang kau tawarkan

aliran demi aliran hingga menyebar kedalam raga
otak ku bingung mengartikan semua ini
hanya kau ya tuhan yang maha tahu
rahasia cinta yang sebenarnya

akankah cinta itu napsu
atau cinta itu hanya kiasan
yang hanya bisa di ketahui
oleh orang yang sudah menghalalkan cintanya ?

entahlah ....
jika saja malam ini ada keberanian
akan ku lakukan semua itu
untuk menghalalkan cintaku padamu
akan ku pinang dirimu
untuk ku bawa dalam angsokamala rahasia cinta

ya allah berikanlah kehidupan yang sesuai dengan wayumu
hingga aku damai dalam keindahan hati
dan jika aku harus menjalani kehidupan ini tanpa ada keindahan hati
maka ambillah napasku
agar aku kembali pada hakekat diri yang sebenarnya diri

tak jua dapat tenang karena gelora cinta
telah mengambrukkan pesona hati di malam ini

Sabtu, 10 September 2011

dosa cinta

rasa sakit tak selamanya derita
kadang rasa sakit menimbulkan kebaikan
do'a sang pederita lebih cepat terkabulkan
karena dengan rintihan deritanya membuat khusuk 
yang keluar dari kalbu yang bersih

janganlah bersedih 
karena sedih itu adalah bagian dari mimpi
karena sedih itu muncul akibat telah terjadi sesuatu atas diri kita

kesedihan itu dapat menghancurkan apa yang kita miliki
menjerumuskan kita pada perbuatan sesat
melampiaskannya dengan mabuk dan poya-poya
hanya untuk menghilangkan kesedihan
hanya untuk bergembira

seiring waktu derita itu akan sirna
tergantikan dengan warna yang baru
kesedihan itu adalah mimpi

hadapi kenyataan ini dengan tersenyum
berilah ruang pada hati
untuk menerawang angkasa
merih harapan yang lebih baik

ikatlah khayalan jangan biarkan lepas
jadikan hayalan sebagai wacana dan rencana baru
untuk meniti hari depan yang cerah

cinta adalah hiasan hati buat sang perindu
cinta tak pernah menyakiti
karena cinta itu murni kerajaannya hati
dan
jika merasa tersakiti itu bukanlah cinta
namun itu adalah napsu
karena manusia itu digerakkan oleh napsu
tatalah napsu itu sebagai keindahan
nikmati bersama keimanan
agar terhindar dosa-dosa cinta



menerawang angkasa

matahari  datanglah memberi kehangatan relung
pada kisi ruang hati nan dingin
oleh gejolak rasa
termenug menerawang angkasa
silau, penat dan lelah oleh aktifitas awan pagi
tertiup angin kesegaran jiwa

hatiku kini semakin resah
awan kalbuku tak jua membuatku damai
bergejolak tak beraturan tersapu angin rinduku padamu
betapa aku letih

tak adakah sang penjual kematian
akan ku belikan gairah rasaku agar mati bersama gejolak rasa
hingga kedamaian hati dapat kuraih
agar aku dapat menata warna hatiku
hingga damai bersama napas siang ini




Jumat, 09 September 2011

asmara cintaku

langit kelam tanpa bintang
cahaya remang nan samar dari kunang-kunang malam
membias di setiap desahan napas
hanya tersenyum dalam diam
menikmati tiap desah laranya rinduku padamu

duhai langit ....... kini aku malu 
kini aku sungkan untuk mengabarkan rinduku padanya
betapa aku menyayanginya
betapa aku terpana
hingga aku tak lagi mampu mengenali diriku

betapa aku tersika 
betapa aku luluh 
betapa aku harus menyakinkan diri 
buatku terkesima oleh kemurnian hasrat jiwaku
hasrat cintaku padamu

oh ..... angin kabarkanlah keluhku padanya
bangunkan sang mimpi
untuk menggugah hatinya buat rinduku
agar esok aku terbangun
bersama senyuman segar
dengan kabar darinya
bahwa dia mecintaiku
dia mengharapkanku

hingga aku tak lagi lara oleh terpaan 
asmara cintanya.


rinduku hanya buatmu

hatiku terasa ngambang
terobsesi makna jiwa
yang menelantarkan arwah rinduku
menghantui tiap kisi relungku
terkoyak emosi jiwa

kini lara rinduku semakin menggebu
manakala khayalan senyuman dan raut wajah nan menawan
menghantarkan aku pada kenyataan yang ada
tak jua damai 
hingga terpuruk pada hakekat jiwa yang lara

kini asaku hanya diam
tapakkur menelusuri tiap celah buat menentramkan jiwaku
aku ingin damai
aku ingin tenang meniti jalan napasku

sesaat jiwaku termangu 
oleh getaran asmara cintamu 
yang kau tawarkan lewat kemurnian jiwamu
aku tak mampu mengeksposenya di dalam bathinku
aku tepana
aku tertegun

kala cintamu menghantam kisi relungku
aku hanya mampu berucap pelan
aku cinta kamu
aku sayang kamu
aku kini merindukanmu



Kamis, 08 September 2011

duka lara

mataku tak jua terpejam
letih raga merapikan suasana hati
menerobos ruang waktu
menjelma dalam kalbu sanubari
hanya desah napas yang tersisa
oleh laranya rasa rindu yang mencekam

tangan tertatih menyelelaraskan tiap detak angan melayang
mencari bayangan rinduku padamu
lelah............
hatiku tercabik pedih tertusuk duri cintamu
kenangan demi kenangan tersirat bersama bayangan senyum manismu
menghempas tiap relung petahanan jiwaku

gelapnya dunia oleh kelamnya malam
dengan iringan merdu suara jangkrik
mengikuti tiap desahan napas rindnku padamu
termangu................
linglung oleh ratapan cinta yang kau tawarkan
tak jua mampu ku tata
bercerai berai tertindas amukan lara

sesaat saja aku damai
untuk menikmati napas buat menghibur duka laraku


oh....malaekat kabarkan padanya

pandanganku nanar
hatiku luluh
oleh terpaan rinduku padamu
hanyutkan jiwa 
terbenam dalam arwah cintamu
hatiku tak jua mampu diam dan tenang
saat goresan kalbu oleh terpaan rasa rinduku padamu
membuat jiwaku hanyut dalam lara asmaramu

oh malam yang dingin 
oleh hembusan angin amartha kasih yang kau tawarkan
telah menerbangkan debu-debu rindu
hingga terperosok dalam palung ketakpastian 

jiwamu telah tenang di alam lain
bermain bersama bidadari malam
bernyanyi dan bergembira oleh terpaan asmaramu
namun kini aku............
hanya diam terpenuhi debu-debu asmaramu

betapa aku merindukanmu
andai sang malaekat datang menawarkan kematian
aku orang pertama yang akan menerima tawaran itu

oleh rasa yang bergejolak
oleh terpaan rinduku padamu
akan ku temui dirimu 
akan ku kabarkan pada dirimu
betapa aku merindukanmu
betapa aku  menyesalinya

oh....... malaekat....
kabarkan padanya untuk mengihlaskan cintanya padaku
agar aku tak lagi terbenam dalam derita lara
yang tak jua memberiku kehangatan