Rabu, 23 November 2011

rindu yang menyakitkan

merana oh merana
tersiksa oh tersiksa
kala sepi datangkan siluwet rona senyum
datang bak slide sinetron
wajah senyum impian mengisi rongga sisi relung

datangkan kehampaan
betapa kuat arti asa yang terjalani
kenyataan ini hanya buat sang perindu
aku tak lagi mampu berkilah dari tatapan asmara kasihmu

ingin bebas 
ingin damai
ingin sesaat menikmati kesunyian 
dari terpaan rasa rindu

betapa aku galau
tatapan kaih yang kau tawarkan
telah membuat luka 
telah membekas
hingga tak lagi dapat terlupakan

cinta hanya membuat derita bathinku
kini semua slide senyum impianmu hadir menyeruak di relungku
kau tak lagi perduli
kau tak lagi mau memaafkan
dari sebuah kesalahan kecil yang tak berarti

kini kau tersenyum
kini kau gembira
atas  kejadian kecil 
buatmu marah
membuatmu murka
hingga kau memlilihnya
sebagai media kasihmu

di sisi lain kau bahagia
di relung lain kau dustai kehendak cintaku padamu
namun aku harus menerima kenyataan ini sebagai kadaq ku buat imanku
aku harus menerima semua ini
karena esok masih ada harapan bahagia

akan ku rapikan puing-puing kehancuran 
dari remuknya kalbu cintaku padamu
oh malam
kini aku sendiri
bersama senyum impian yang terkoyakkan

esok akan ada harapan
harapan yang lebih baik
dari cinta yang kau tawarkan
akan kutemukan bahagia abadi
dari api asmara yang akan membakar amoksa rinduku

semoga di atas puing-puing kehancuranku
kau bahagia
kau damai
kau menikmati semua impian laraku



Selasa, 22 November 2011

amukan rasa

reda sesaat dari guyuran airmata awan kelam
datangkan hembusan sakal menyengatkan rasa dingin
menusuk persendian belulang
hingga menembus kalbu

kuasa ilahi akan makna duniawi adalah rahasia 
yang semestinya kita mencari dengan selalu belajar
belajar menelaah penomena alam
yang menyeruak hingga ke akal dan pikiran
melibatkan amukan rasa di  kalbu

semua adalah hikmah buat sang perindu
rindu akan kedamaian
rindu akan kebadian rasa
rindu akan keheningan dan ketenangan jiwa

tanpa embel-embel rindu menyiksa
tanpa embel-embel rasa kesal 
tanpa ada kekahawatiran akan napas 
kini hanya diam 

menelaah tiap desir gemuruh rasa
yang terilham lewat gejolak makna kasih
kasih sayang atas karunia 

semua gejolak rasa yang teralami
terilham oleh kerinduan
kerinduan akan kedamaian

kini rasa adilpun menjadi bahasa bathin
terkoyak
tercabik
hingga remuk oleh hantaman gemuruh rasa
yang tercipta lewat senyum impian

duh kenapa menjadi begini
alangkah nikmatnya saat bersama
alangkah bahagianya saat keindahan 
tertata oleh belaian kasihmu



Kamis, 17 November 2011

impian damai

saat mentari tenggelam di ufuk
sunset sore bersama deburan ombak dan sepoi angin menjejukkan kalbu
ada rasa dingirn menyeruak sekujur
menerbangkan kalbu ke alam lain
alam kenikmatan dan keindahan
pikiran menjadi fress
pikiran jadi rileks

deru ombak dan raungan kendaraan lalulalang
menyibukkan pikiran dengan sejuk aroma pantai bercampur menjadi satu
dengan aroma wangi parpum dan tumpukan sampah hingga bau asap knalpot
di tambah dengan datangnya rasa rindu akan asmaramu
membuat semua tak ternikmati
hampa
hanyut dalam gelombang pasang kehidupan
hingga terlena terbawa arus sore nan dingin

hujanpun menyibukkan untuk mencari tempat berteduh
mencari keteduhan dari raungan asa
ingin damai

betapa kuatnya terpaan deru asmaramu
cintaku padamu telah membawa aku pada kenyataan yang ada
kenyataan akan rindu dan harapan akan bahagia

kini malam menyeruak alam mayapada
membuat hatiku semakin remang
resah dan gelisah

sesaat dalam renungan diri
terdengar sayup lantunan ayat-ayat kitab suci
membuat telinga dan perasaan tergugah akan hakekat diri
kenyataan diri akan qadha'
inilah bagian dari kenyataan napas sore ini
napas yang senantiasa tersiksa oleh tekanan rindu

oh malam
aku ingin damai sesaat
agar esok menjadi lebih baik

aku tak jua bisa lepas dari rinduku padamu
aku ingin bebas
ingin damai bersama cinta lain
namun rona senyum impian selalu menggelitik jiwaku

aku bingung
aku letih dengan kerinduanku
kerinduan yang tak jua mampu mengorbitkan gairah baru
damai..... damai.... damai....
 adalah impian


Senin, 14 November 2011

penyesalan

tidak juga saat ini
pesona kerinduan menghampiri rona raut kalbuku
mencoba menelaah tiap desir anugerah rasa cintaku padamu
cinta yang kau tawarkan buat kunikmati
buat mendatangkan rasa bahagia

angin kabarkanlah jiwaku akan rindu ku padanya
oh kelam kini hati mulai terpseona oleh getar senyum impian
bintang bertaburan dengan remang cahaya bulan
kini terhimpit awan keresahan

betapa duniaku terasa hambar
betapa kalbuku terkoyak oleh terpaan rasa rinduku padamu
aku ihlaskan kepergianmu
aku ihlaskan kau bahagia bersama terpaan asmara

hati ku hancur
hatiku lara
hatiku tak mempu tersenyum
diam bersama detak gemuruh jantung tak beraturan
mengiramakan betapa sesaknya kepedihan lara cintamu


saatnya ku merenung
betapa dahsyatnya rasa kehilangan ini
baru menyadarinya betapa aku sangat membutuhkanmu
betapa aku sangat tersiksa kehilangan dirimu
hampa

tak mampu bertahan
tanpa derap keindahan bunga senyum impian
maafkan sikap cuekku padamu
jangan kau siksa aku dengan terpaan ini
akan ku perbaiki sikapku
akan ku pukuk taman keindahan hatiku
ku tanami dan ku rawat bunga-bunga asmara yang kau tebarkan
hingga tercipta keindahan rasa

dan saatnya tiba kita bersama
mengarungi keindahan malam
mencari noktah arti kebersamaan
dan terbangun dengan tebaran aroma asmara

akankah semua impian ini menjadi kenyataan
kini kau tak lagi perduli dengan diriku
kau bahagia bersama duniamu
aku tak jua mampu berkelit dari raungan cintaku padamu
sampai kapan keangkuhan ini sirna

ingin kembali bersamamu
walau aku harus ihlaskan semua derita rinduku padamu
wahai kelam
kabarkan desahku
agar dia tersadar akan makna cintaku padanya


Minggu, 13 November 2011

hati-hati dengan rindu

jangan biarkan diri kita terjerat rasa rindu 
hingga sulit terlepas dari kuatnya hentakan rindu
yang dapat membuat kita terjerebab dalam kehampaan

rindu  menyebabkan kegelisahan yang menyiksa
datangkan kesedihan
membuat rasa terasing
dan lupa akan makna diri
lupa akan dunia
lupa akan sosial
bahkan lupa update kepada tuhan

kendalikan pandangan mata
agar tidak liar memandangi keindahan asmara
hingga terkapar dalam rindu
rindu yang selalu menyiksa

kerinduan itu datangkan animasi pikiran yang datangkan nafsu hampa
hingga lelah oleh terpaan nafsu
ikat dan rawatlah nafsu itu sebagai karunia keindahan
hingga kita terbebas dari dendam

terbebas dari keteriksaan rindu
adalah harapan bahagia
namun semua ini terasa sulit
jika helaan nafsu membangkitkan anomali gairah rasa
hingga kita lari dalam kegembiraan sesaat

cafe adalah jawaban nafsu
karaoke hingga kamar ok
menjadi terpaan nafsu
hindari sakal haluan nafsu mampir di kelopak pikiran
hingga kita terhindar dari terpaan torpedo nafsu

arahkan pikiran pada kenyataan yang ada
update kepada tuhan
dan ingat dosa-dosa cinta membuat keterasingan dan siksa bathin yang menyiksa
lakukan prosesi rencana 
hibur lara rindu dengan lantunan napas keimanan
hingga kita terbebas dari raungan nafsu

bebaskan dosa-dosa cinta dengan melafalkan akad nikah
hingga tercipta bahagia 
dan hari ini dan esok adalah milik kita 
dengan ridha yang ilahi




Sabtu, 12 November 2011

masih ada duka

kematian adalah berita duka
duka memendam kehilangan
kehilangan rasa akan senyum
akan gairah
dan semua berlalu hingga terlupakan
hanya bias kehidupan dan bekas napas yang teringgal
meninggalkan kenangan
yang senantiasa membuat rasa rindu yang dalam

napasku adalah bagian dari gemuruh senyummu
yang terukir di dalam kalbu
pagi ntar lagi tiba
kenangan saat malam-malam bersamamu
bermunajat kepada ilahi
menanti ridhaNya

dan kini aku dalam keheningan malam
merenungi arti diri yang sebenarnya
rinduku masih saja menghiasi kalbuku
ingin ku mengundang malaekat
untuk menyambangi dirimu
sekedar bertemu dan mengihlaskan
keberadaan napas hidupku
untuk mendapatkan perhatian lain dari senyum manis
walau tak semanis dirimu

namun tetap saja aku merana
dan tak menembukan dirimu
dalam wujud nyata
karena dirimu kini asyik bermain
dengan suasana lain
dan di alam lain
alam penantian

oh malam sampaikan kepada pemilikmu
Rabbul izzati dan penguasa napasku
agar damai di malam ini
bersama nyanyian rindu

Jumat, 11 November 2011

11 11 11

nyanyian kodok menyambut hujan tiba
tanda awal tahun tanda musim hujan datang
gembira dengan berlimpahnya makanan
rasa syukurnya terorbit lewat lantunan nyayiannya
saat malam dengan gelap dan dingin
tak jua terperdulikan
tetap saja makin riuh

gersangnya hati kini mulai tertumbuhi warna hijau cinta
menumbuhkan ranting-ranting rasa sayang
datangkan kesuburuan ranting dan daun asmara
datangkan bunga-bunga rindu
hingga menjadi buah bahagia

betapa hujan rindu
telah membawa berkah
 satu tujuan
satu cinta
satu harapan
satu impian
satu kenyataan
satu dalam ikatan dan satu kesepakatan akan makna cinta
yang di halalkan melalui jalur KUA
betapa bahagianya dirimu
terlepas dari terpaan nafsu

kini semua menjadi kenyataan 
betapa harapan telah menjadi kenyataan
di balik bahagiamu
ada luka-luka yang tercipta dari harapan
harapan akan cintamu
harapan akan bahagia bersamamu

namun kini dirimu tak lagi perduli
hanyut dalam gubahan bahagia lara cinta
berama nyayian kodok 
dan dinginnya malam
awal penghujan
semoga gersangnya hari-hari terlalui
akan tergantikan dengan kesuburan rasa cinta 
cinta yang terukir lewat harapan asmara



Kamis, 03 November 2011

keindahan taman hati

hati pergi meninggalkan raga
menjumpai desahan senyum indahmu
melewati aral kehidupan
melanglang buana bersama awan kerinduan

wahai jiwaku
sadarlah bahwa semua itu hanya siksa
lakuanlah nestapa lara cintamu
dengan selalu menerimanya sebagai anugerah ujian keimanan atas cinta
hingga kelak akan mendapatkan kebahagiaan yang abadi bersama kekasih hati

pandanglah betapa eloknya bonsai kasih yang terbentang luas
tangkai mawar merekah
melati dengan pancaran aroma 
dan semerbak bunga sedap malam
jika engkau menutup mata hati
dan tak menghiraukan betapa kaidah keindahan yang terbentang milik kita
untuk di nikmati

jangan lara oleh ketak pastian
berilah gairah rasa
agar kita damai dengan keindahan taman hati

oh cinta
telah membutakan segala keterasingan
hingga tak jua mampu menikmati keindahan taman hati
raihlah keindahan itu
dengan selalu ihlas menjalani tiap derap dan dengupan desah napas
hingga terbeba dari lara cinta




Rabu, 02 November 2011

puing kehancuran

kesunyian adalah keheningan jiwa
manakala terombang ambing oleh ketakpastian harapan
sirna oleh terpaan asa yang terbawa emosi
anugerah malam adalah taman mimpi yang menghibur lara hati
terjebak oleh ketakpastian kenyataan
betapa rencana dan harapan telah terjalani dengan senyum indahmu

aku tak lagi memapu mengelal dari tatapan rindumu
aku tak lagi mampu bertahan oleh gejolak rasa
aku hanya insan yang tak lagi mampu berfikir buat rencana 
hanya rindu yang menyiksa

kesetiaan yang kau tawarkan
dan menjadi pemicu dalam gairah buat menjalani harapan
kini tuntas bersama keangkuhanmu

kesetiaan yang kau ucapkan 
hanya sebuah bualan dan nyanyian pelipur lara
aku menyakini itu 
tapi kini
kesetiaan yang kau tawarkan itu hanya kamuplase mimpi
yang tak berarti


kini hatiku hancur 
luluh
berserakan
dan tumpah dalam kehancuran dan lara cintamu

kau menghianati arti yang kau tawarkan
kau telah mengusik dan mengeringkan dahan rindu 
hingga pohon asmaraku kini mulai layu
berguguran satu demi satu daun kepercayaanku padamu

kau hianati arti cintaku yang ku ihlaskan padamu
namun .... 
di sisi lain relungku hancur

tapi
tiap desah asmara  yang kau inginkan
tak lagi indah bersamaku
kau anugerahkan cintamu pada orang lain
hingga kau bahagia 

kini aku lara dalam kesendirian
dalam keremangan malam
dalam himpitan rindu yang terhalang kebencian
benci pada diriku
yang tak mampu memerlihara rajutan cintamu
aku kalah 
dan letih dalam kelelahan bersama kelamnya malam ini

air mataku kini mulai mengering
terhisap panasnya hasutan hati yang lara
dan kini layu dan mengering
seberkas titik api telah membakar puing kehancuran
hanya tersisa abu abu rindu

Minggu, 30 Oktober 2011

gemuruh hati


malam ini hatiku hancur luluh
manakala taman keindahan terkoyak
oleh ketidak nyamanan

prinsif adalah karaker diri harus ku pertahankan
karena itu nuraniku
jati diriku yang tak mungkin
aku jadi orang lain

aku tak ingin membunuh karakterku
karena itu adalah kudrat
kudrat pemberian sang penguasa alam
penguasa atas napas
penguasa atas takdir

kalaupun takdirku harus terkoyak
itu adalah ujian buat keimananku
akan ku nikmati itu sebagai ujian dan cobaan
untuk karakter pribadiku

cinta hanya napsu
cinta hanya pelengkap hidup
cinta hanya mendatangkan kegembiraan
cinta adalah tanggung jawab
cinta dalam hidup merupakan beban

saat mencintai
siapkah dengan aturan lain
aturan baru
yang terkadang akan membunuh karakter pribadi ?

hidup dengan prinsif dan karakter
sejalan bersama cinta
betapa sulitnya
bahkan tak akan bisa

aku harus memilih dua pilihan
cinta atau karakter ku terkoyak
ya allah berilah petunjuk atas kemelut hatiku
agar aku bisa damai menghadapi kenyataan hidup 


Kamis, 27 Oktober 2011

pernahkah kita bersyukur

bagaimana kita dapat bersyukur dengan sesuatu yang banyak
sementara yang sedikit kita tidak dapat melakukannya

kita memang di jalankan atas napsu
hingga selalu rakus dan tamak
sementara bumi, air, udara, panas, angin 
semua buat kita  itu  free dari ilahi
kita tidak pernah permisi dan meminta izin menggunakannya

dan kenapa harus bersedih dengan keterbatasan materi
itu hanya sebuah bom waktu buat ujian keimanan kita kepada ilahi

banyaklah beryukur dengan keberadaan yang ada
hingga kita ihlas menjalani setiap desah napas kita
kita sama dengan zat yang ada
sama-sama ciptaan ilahi
untuk itu hargailah semua itu
agar hidup kita menjadi indah

nikmatilah kebebasan berama anugerah ilahi
hingga kita selalu bahagia dengan ridhaNya

minta selalu ridha ilahi atas berkah rizki yang ada
hingga kita menjadi orang yang terbaik buat 
iman kita. buat diri kita, dalam hubungan kita dengan ilahi

janganlah selalu mengeluh
karena itu akan membuat kita mundur 10 langkah
tapaki semua cobaan kehidupan ini sebagai qadha
hingga kita selalu ihlas menjalani kehidupan ini

maka berbahagialah
ketika keindahan taman hati terisi dengan rasa ridha

hindari kegembiran
karena itu akan membutuhkan kost
mencari hiburan dan dugem di kafe
berkaraoke.... terus masuk kamar OK
dan semua itu kostnya terlalu tinggi
udah keluarin duit
sakit pula yang kita dapatkan

cobalah mencari kebahagiaan
dengan menata taman keindahan hati
hingga kita abadi bahagia bersama ridha ilahi

Jumat, 21 Oktober 2011

mustika

hamparan luas nirwana
bentangkan harapan 
sebuah rasa bahagia
semua itu ada pada rasa cinta 

mencintai lebih indah ketimbang di cintai
karena keindahan cinta dapat membuka pintu makna diri
dengan cinta orang mampu mengarungi gurun 
dengan cinta orang dapat melakukan sesuatu di luar kemampuan fisik
hingga kekuatan cinta dapat menghancurkan jagad

rawatlah cinta dengan selalu memohon ridha
agar makna cinta 
dapat menerangi kegelapan kalbu
memberikan kesejukan dari gerahnya pergulatan kehidupan

nikmatilah sajian cinta
dengan sederhana
agar tak membuat kita tergores 
dan ternoda gairah kehangatan cinta

nikmatilah kehangatan cinta jika telah memiliki hak guna pakai
dengan mencari dan menghalalkannya di KUA
hingga terhindar dari pergulatan dosa cinta

malam senantiasa membuat hati tertekan
oleh pikiran dan khayalan yang menyesatkan
ikatlah khayalan itu dengan menggulirkannya sebagai rencana
rencana untuk menata masa depan yang lebih baik

dan jika terbias oleh rasa cinta
maka bersabarlah
jangan biarkan hati dendam karena cinta
agar kita segera dapat melupakan pengalaman cinta
sekali tersakiti
maka maafkan tujuh kali
hingga kita akan mendapatkan kebahagiaan yang di ridhai ilahi



elegi cinta

terbentang hamparan nirwana
membias pada kenyataan yang ada
berfolemik pada asa yang terkaburkan oleh angin

hujan tak lagi turun
kemarau tiba bersama gersangnya hati
menanti tiap detak makna cinta
yeng berkobar di tiap relung

angin telah membawa angan situasi jiwa
berontak hingga tenggelam dalam rasa
tak jua membuat hati damai
tak jua ada kedamaian jiwa
hingga tenggelam bersama kerinduan

ingin damai bersama senyum manismu
ingin diam merenungi hari
bersama amoksa amartha kasih
yang menawan hati

oh cinta...
tak jua membosankan untuk di ungkap
namun terasa lara saat cinta membawa kerinduan
kerinduan yang tak jua ada pencerahan
hingga terbawa pada kenyataan yang ada


Senin, 17 Oktober 2011

lara cintaku

undangan malakul maut telah di sebarkan
berita duka pun berdatangan
dengan ratapan dan lara sang kekasih
penuh keharuan dan kehilangan

baru  menyadarinya saat kita tak lagi menjumpainya
betapa rasa cinta datang menghantui jiwa
dengan slide-slide bahagia

duh kekasih hatiku
saat kau berjumpa dengan sang khalik
ceritakanlah betapa aku sangat mencintaimu
betapa aku sangat menyayangimu
betapa aku sangat kehilangan 
hingga saatnya tiba 
aku menerima undangan dai malaekat
untuk menyusulmu
berjumpa dengan sang khalik

kini kesedihan dan lara
menimpa jiwaku
menerpa harapan ku
akan ku tata kembali kehidupanku
bersama rasa cintaku padamu

aku tak jua mampu meluapakanmu
aku tak jua mampu mengingkari rasa cintaku padamu
duhai kekasih hatiku
datanglah hadirlah kembali
melalui wujud yang kau restui
agar rasa sepiku
gairahku
tak lagi menyiksa hari bersama napas penuh aroma cintamu

aku ingin bebas
aku ingin merasakan kembali
betapa indahnya saat bersamamu
hanya slide masa lalu bersamamu
yang selalu menghimpit rasaku
aku tak mampu mencari pengganti cintamu
hanya kau cinta ku

derita laraku kini terombang-ambing
saat berita duka ku terima
aku ingat dirimu
ingat akan cintamu

hanya dirimu yang aku sayangi
hanya dirimu yang mampu  menentramkan jiwaku
hingga mengalirkan kesejukan keindahan cinta


Minggu, 16 Oktober 2011

hajatan cinta

mendung tak berarti akan hujan
kegelisahan adalah gambaran jiwa yang lara
ketika mentari tak lagi menghangatkan kalbu
dingin dan hambar oleh hembaan gelora jiwa

betapa dahsyatnya pergulatan duniawi
mencari dan berusaha meraih keberhasilan
untuk jiwa yang bahagia

betapa tersiksanya
saat tau cinta yang kau tawarkan telah mengoyak jiwaku
tak jua mampu mengelak 
hingga terpaan gelombang lara menghantam persendian gemuruh asa
ingin pergi menjauh dari tatapan senyum impian
mencari noktah kedamaian
oh cinta aku tak lagi mampu percaya
akan ada kebahagiaan yang kau tawarkan
aku larut dan tersiksa
hingga terkikis emosi jiwa

malam adalah siksa
manakala senyum impianmu
menghantui perasaan tidur mimpiku
aku lelah
aku capek
betapa kau tega
berpaling saat cintaku bergelora
kau bahagia di atas puing kehancuran cintaku

tangis lara kerinduan
telah mengeringkan air mataku
dan membakar tiap helaan napas harapan bahagia
aku kecewa
aku merana
aku tak lagi mampu bersabar
oleh hajatan cinta yang kau tawarkan

kau biadab oleh kenikmatan cintamu
kenyataan yang ada adalah mimpi rindu menyiksa
aku ingin bebas
aku ingin damai 
tanpa ada slide memory senyum impian
dan harapanku bisa tersenyum lagi menyambu mentari harapan tiba