Minggu, 07 Oktober 2012
selamat malam
kian larut dalam perasaan yang mempesona
tergeser dengan hempasan syahwat
bersama senyum manis nan menggemaskan
terbias lewat pancaran rona-rona cinta yang kau tawarkan
tak kuasa
tak mampu
tak jua dapat kucerna
betapa aku terlena hingga ingin terbang ke angkasa
menjumpaimu dalam dekapan mesra
menggapai keindahan syurgaloka
membias dalam kalbu yang terseret ke lembah dosa cinta
dosa-dosa asmara tak lagi ku hiraukan
kerinduanku padamu
harapanku padamu
dan cintaku padamu
kini pada titik nadir yang terrendah
di malam ini ingin menggapaimu
dimalam ini ingin tertidur lelap dalam rangkulan kasihmu
hingga tersadar dalam kenikmatan dunia yang kau tawarkan
ini hanyalah sebuah impian
ini hanyalah dosa-dosa cinta yang kau tawarkan
ya allah ampunilah dosa-dosa cintaku di malam ini
rembulan kasih
Lelah dengan perasaan yang tak menentu
aku ingin merasakan sesuatu yang lain di malam ini
merasakan senyum manismu
tegur sapamu
dan terlena dalam anugerah cintamu
malam dengan sinar rembulan yang menakjubkan
membuat suasana hati menjadi romantis
ingin membiasnya dalam renungan malam ini
kerinduanku dan cintaku semakin menggebu
saat romantika jiwaku teranugerah lewat malam yang di terangi rembulan malam
betapa syahdunya
betapa inginnya asaku menjemputmu
untuk mengisi sunyinya bathinku
dengan nyanyian kerinduan
dengan arantsmen gubahan senyum manismu
tak jua dapat berhenti
tak jua dapat terbias
oleh malam dengan kerinduan yang teramat sangat
aku menantimu untuk mengisi malam dengan mimpi manismu
menanti karunia
Ketika harus datang kepadamu ya allah
Memanggil nama ku
Merindukan roh ku
Untuk pengabdian abadi bersamamu kepadamu ya allah
Aku ingin kau menempatkan roh ku
Pada taman eden yang kau persiapkan
Kerinduan akan pertemuan itu
telah lama ku merindu...
Ya allah nikmat dan karunia yang kau berikan untuk ku
tak mampu ku terima dengan kata_kata,
syukurku ya allah telah merasuki jiwaku
Nikmat duniawiku
Nikmat kerinduan
Nikmat cinta telah membawaku
pada hakekat kerinduanku pada mu ya allah
Aku selalu ikhlas menerima apapun karuniamu
Dalam hidupku ini semuanya adalah syurgawi
Kecintaanku dan kerinduanku padamu membuat hatiku tergetar
saat ingin menemuimu ya allah
Walaupun harus ku tempuh dengan kematian,
aku ikhlaskan semuanya demi cintaku padamu ya allah
Air mataku menetes kala ingat akan namamu ya allah
Dan kini aku bersama angan dan jiwaku serta ragaku
berserah diri kepadamu Untuk jiwa yang merindu
duka lara
atas nama cinta aku paksakan hadir di malam ini
aku tak jua membencimu
karena kau menolak cintaku
cinta tidak dapat dipaksakan oleh sebuah kehendak
suatu saat kau akan tau kemurnian hasrat cintaku padamu
jiwaku tak akan meminta cintamu
karena itu akan memanjakan hatiku
dan akan melukai jiwaku
ini mungkin jawaban nuraniku atas penolakanmu
bahwa mungkin ini adalah sebuah gejolak nafsu
karena semua ini hanyalah sebuah usaha untuk mencari cinta
aral tak akan pernah membuatku terkapar dalam duka
karena cintaku pada Allah melebihi cintaku padamu
akan kubiarkan hari-hariku melakukan apa yang dia mau
karena qadha telah ditetapkan sejak ku mengenal dunia
dan jiika qadha ku telah turun
maka bahagiapun tak akan pernah pergi
aku tak akan pernah membencimu
dan kuharap kau juga tak membeciku
karena dendam itu dalah nafsu yang haris di perangi
aku ikhlas menerima penolakanmu
penolakanmu adalah pondasi buat keimananku pada tuhanku
azab rindu
Gemuruh ombak menggunung menerjang kemurnian hati
Tersesat di rimba belantara jiwa
Saat alam begitu gelap
Gulita oleh harapa kerinduan
Merambah zaman yang berlumuran debu pekat kepedihan jiwa
Kemana fajar menyingsing
Kemana mentari terbias
Kemana rembulan kasih
Yang merekah menebarkan cahaya senyuman nan menawan
Ya allah ......namamu sangat indah tak ada yang menyamaimu.....
Betapapun ku lukiskan dengan bait_bait syahdu dengan membangunkan para arwah pujangga, dan arwah bidadari
Keagunganmu telah membuatku tertegun mengagumi maha karyamu
Ya allah.... Kepedihan hatiku oleh
sunggingan senyum manis dara impian telah membuatku tersiksa..
Senin, 01 Oktober 2012
macet
MACET
Kini kepalaku makin pening
mataku mulai sayu
kehendak jiwaku mulai tergerai
gairah menjadi kusam
tak lagi memiliki apa apa
harapan ku kini telah hancur
bersama penantian yang hampir ku raih
Kini kepalaku makin pening
mataku mulai sayu
kehendak jiwaku mulai tergerai
gairah menjadi kusam
tak lagi memiliki apa apa
harapan ku kini telah hancur
bersama penantian yang hampir ku raih
saatnya tiba
dengan segala kesiapan
dengan segala kepastian
melangkah menemui sang harapan
terhalang waktu dan ruang
kini semua hancur
semua sirna
terbawa harapan siang
aku tak lagi mampu berbuat
presentasiku gagal
usaha yang telah kusiapkan menjadi kacau
terseret tandusnya siang ini
kini aku hanya mampu diam
membisu
hanyut dalam penyesalan keadaan
kenapa musti harus macet
kenapa pula harus ku tempuh jalanan yang tak membuatku nyaman
duh..........
Siang dengan peluh yang membakar belantara kehidupan
tak jua hari ini
semakin hari
aku semakin mengeluh
macet dan macet
Jumat, 28 September 2012
kau
Kau adalah suryaku
yang memancarkan kehangatan dari kelunya hentakan kerinduan
kau adalah anginku
yang senantiasa membisikkan
hembusan kesejukan makna cinta
kau adalah kelamku
yang setia memberikan kekuatan
untuk bertahan menerjang
yang memancarkan kehangatan dari kelunya hentakan kerinduan
kau adalah anginku
yang senantiasa membisikkan
hembusan kesejukan makna cinta
kau adalah kelamku
yang setia memberikan kekuatan
untuk bertahan menerjang
gejolak rasa
kau adalah idolaku
kaua adalah cintaku
.kau adalah kasihku
kau adalah napas rinduku
tanpa kau hariku terasa tandus
terasa hampa
tak ingin kehilanganmu karena kau adalah roh cintaku
kau adalah idolaku
kaua adalah cintaku
.kau adalah kasihku
kau adalah napas rinduku
tanpa kau hariku terasa tandus
terasa hampa
tak ingin kehilanganmu karena kau adalah roh cintaku
Senin, 24 September 2012
kebahagiaan
KEBAHAGIAAN
ada dua hal dalam hidup manusia
dia seorang perempuan
dan dia seorang lelaki
semua wanita mengenal lelaki
semua wanita mengarapkan lelaki
namun tak semua wanita menghargai lelaki
hanya wanita yang soleha yang menjunjung harkat lelaki
demikian pula dengan lelaki
semua lelaki ingin mengenal wanita
semua lelaki ingin mendapatkan wanita
namun tak semua lelaki menghargai wanita
karena lelaki terhormatlah yang menghargai seorang wanita
hidup tanpa wanita
tak akan pernah merasakan syurga dunia
dan hidup tanpa lelaki
tak akan pernah menikmati keindahan makna cinta
lelaki adalah sang pecinta
dan wanita adalah yang mencintai
karena hidup ini di gerakkan oleh nafsu
tanpa nafsu tak akan pernah merasakan arti
dan makna syurga dunia
keindahan taman hati
akan tercipta lewat sentuhan kalbu
yang di warnai oleh gemerlap bunga cinta
jika cinta ternodai
maka prahara jiwa akan terasa gersang
alangkah bahagianya seorang dengan keimanannya
menjalankan nafsunya dengan sederhana
dan berperilaku sebagai manusia sejati
menikmati keindahan nafsu
dengan menghalalkan keridhaan sang kekasih
lewat ijab dan kabul
lewat ikrar perkawinan
hingga tercipta keindahan nafsu
yang akan membawa makna cinta yang hakiki
ada dua hal dalam hidup manusia
dia seorang perempuan
dan dia seorang lelaki
semua wanita mengenal lelaki
semua wanita mengarapkan lelaki
namun tak semua wanita menghargai lelaki
hanya wanita yang soleha yang menjunjung harkat lelaki
demikian pula dengan lelaki
semua lelaki ingin mengenal wanita
semua lelaki ingin mendapatkan wanita
namun tak semua lelaki menghargai wanita
karena lelaki terhormatlah yang menghargai seorang wanita
hidup tanpa wanita
tak akan pernah merasakan syurga dunia
dan hidup tanpa lelaki
tak akan pernah menikmati keindahan makna cinta
lelaki adalah sang pecinta
dan wanita adalah yang mencintai
karena hidup ini di gerakkan oleh nafsu
tanpa nafsu tak akan pernah merasakan arti
dan makna syurga dunia
keindahan taman hati
akan tercipta lewat sentuhan kalbu
yang di warnai oleh gemerlap bunga cinta
jika cinta ternodai
maka prahara jiwa akan terasa gersang
alangkah bahagianya seorang dengan keimanannya
menjalankan nafsunya dengan sederhana
dan berperilaku sebagai manusia sejati
menikmati keindahan nafsu
dengan menghalalkan keridhaan sang kekasih
lewat ijab dan kabul
lewat ikrar perkawinan
hingga tercipta keindahan nafsu
yang akan membawa makna cinta yang hakiki
getar asmara
Perjuangan menggapai sang malam
kala surya mulai letih menyinari siang
kini akan tergantikan dengan kelam
aku tetaplah aku
tak akan terkikis oleh waktu
aku yang senantiasa termangu
kala surya mulai letih menyinari siang
kini akan tergantikan dengan kelam
aku tetaplah aku
tak akan terkikis oleh waktu
aku yang senantiasa termangu
saat guratan bayangan senyum indahmu menebarkan pesona
membuatku tak berdaya
aku tetaplah aku yang mencintaimu
aku tetaplah aku yang merindukanu
membuatku tak berdaya
aku tetaplah aku yang mencintaimu
aku tetaplah aku yang merindukanu
kau kekasihku yang aku cintai
kekasih yang mendamaikan gundah rinduku
kau adalah kau yang selalu menebarkan keindahan
oleh senyum tipis
yang senantiasa menerawang
buih kehangatan
aku tetaplah aku
yang menunggumu
menunggu saat kau mengatakan
sayangmu pada ku
kekasih yang mendamaikan gundah rinduku
kau adalah kau yang selalu menebarkan keindahan
oleh senyum tipis
yang senantiasa menerawang
buih kehangatan
aku tetaplah aku
yang menunggumu
menunggu saat kau mengatakan
sayangmu pada ku
Jumat, 14 September 2012
teriknya rinduku
Diam di teduhnya rindang pepohonan nan menyejukkan
menghirup angin
menatap cakrawala belantara kehidupan
lalu lalang monster besi
menerjang teriknya sang mentari
asap knalpot
deru dan hentakan klakson
dan derit ban saat mengerem
menghirup angin
menatap cakrawala belantara kehidupan
lalu lalang monster besi
menerjang teriknya sang mentari
asap knalpot
deru dan hentakan klakson
dan derit ban saat mengerem
membuat suasna panas menyesakkan
mencari ruang buat hati
untuk menikmati suasana kerinduan yang menyelimuti
relung kalbu cintaku
hati makin letih
mencari bayangan rinduku
menerobos ruang waktu
dengan teriknya terpaan asmara yang membuatku hanya mampu berdesah
air mataku mengering
terbakar api cintamu
ingin setetes air kesejukan makna kasimu
membasahi relung kalbu rinduku
yang gersang
yang tandus
yang kerontang
dan kini aku hanya mampu diam
menikmati derita rinduku
mencari ruang buat hati
untuk menikmati suasana kerinduan yang menyelimuti
relung kalbu cintaku
hati makin letih
mencari bayangan rinduku
menerobos ruang waktu
dengan teriknya terpaan asmara yang membuatku hanya mampu berdesah
air mataku mengering
terbakar api cintamu
ingin setetes air kesejukan makna kasimu
membasahi relung kalbu rinduku
yang gersang
yang tandus
yang kerontang
dan kini aku hanya mampu diam
menikmati derita rinduku
cinta itu rahasia
di kejar dia lari
di diamkan mengakibatkan kehancuran dan derita hingga putus asa
saat tak jua menemukan arti cinta
berdoa dan berusaha untuk mengejarnya
dia nyata namun sulit untuk di raih
jarena hakekat gaib itu adalah ridah ilahi
tak jua satu insan yang mengetahui siapa cintanya
siapa belahan jiwanya
siapa jodohnya
dari mana dia
seperti apa dia
karena cinta itu RahasiaNya
cinta harus di kejar karena dia akan cepat berlalu
cinta harus usaha karena cinta butuh pengorbanan
cinta harus di raih karena cinta adalah haknya nafsu
keindahan adalah nafsu
kebahagiaan adalah nafsu
karena nafsu kita merasakan derita
karena nafsu kita tau arti sakitnya derita cinta
karena nafsu itu adalah motornya kehidupan
di diamkan mengakibatkan kehancuran dan derita hingga putus asa
saat tak jua menemukan arti cinta
berdoa dan berusaha untuk mengejarnya
dia nyata namun sulit untuk di raih
jarena hakekat gaib itu adalah ridah ilahi
tak jua satu insan yang mengetahui siapa cintanya
siapa belahan jiwanya
siapa jodohnya
dari mana dia
seperti apa dia
karena cinta itu RahasiaNya
cinta harus di kejar karena dia akan cepat berlalu
cinta harus usaha karena cinta butuh pengorbanan
cinta harus di raih karena cinta adalah haknya nafsu
keindahan adalah nafsu
kebahagiaan adalah nafsu
karena nafsu kita merasakan derita
karena nafsu kita tau arti sakitnya derita cinta
karena nafsu itu adalah motornya kehidupan
dehidrasi
Wujud cintamu terwujud lewat teriknya mentari
yang membakar amartha kasih
membakar raungan asa
terperosok oleh silaunya terpaan sinar cintamu
hati terkapar terbakar teriknya terpaan cintamu
tak jua ada keteduhan
ragaku lunglai
dehidrasi oleh terpaan panas terik cinta yang kau tawarkan
yang membakar amartha kasih
membakar raungan asa
terperosok oleh silaunya terpaan sinar cintamu
hati terkapar terbakar teriknya terpaan cintamu
tak jua ada keteduhan
ragaku lunglai
dehidrasi oleh terpaan panas terik cinta yang kau tawarkan
kini tak lagi ada sehelai daun buat keteduhan jiwaku
galau
terkapar dalam keletihan
menerobos gurun perjalanan menggapai rasa cintaku padamu
mata ku tak lagi memiliki setitik air kesejukan
terbakar oleh terpaan surya cintamu
kering
kerontangkan kegalauan
oh cinta
aku tak lagi mampu berbuat
kini aku kalah
kini aku lost
dan menjadi budak
yang tak lagi mampu keluar dari harapan damai
aku mencintaimu
aku sangat menyayangimu
aku benar merindukanmu
aku sangat menyukaimu
dan kini aku hanya mampu berucap
terimalah cintaku
agar angin suamu
mendatangkan kesejukan
dari terpaan cintamu
Selasa, 28 Agustus 2012
terbakar cinta
dengan suasana senja yang mulai mempersiapkan diri
buat meninggalkan hari ini
tak terasa semua berjalan dengan kenyataan yang ada
gersang
tandus
kering
air adalah harapan kesegaran
kini aku hanya diam
termangu
menunggu sisa keringat yang mau mengering
sepoi pendingin udara
tak jua mampu mengusir kegersangan ini
keringatku semakin mengalir dengan deras
kala hati tak jua damai
tak jua mau dingin
oleh suasana saat ini
senyum impian kini menjadi mimik menakutkan
tiap ingat akan dirimu
getar kalbuku menjadi gusar
datangkan angin kering kegerahan
diamku hanya lesu
diamku hanya menelusuri tatapan kosong
hampa oleh kenyataan yang ada
daun-daun rinduku kini berguguran
tertiup prahara asmara yang kau tawarkan
kini aku telah terjerat
tak jua mampu lepas dari rasa gerah
dari kekeringan
betapa air kesejukan jiwa
telah kerontang
terbakar api cinta yang kau tawarkan
pohon ragaku kini mulai mengering
oleh tandusnya taman eden harapan cintaku
aku tak lagi mampu menemukan setitik air kesejukan
kala letihku
lelahku
membuatku semakin tertekan
air mataku telah mengering
tak lagi memberikan kesegaran
kin aku hanya mampu diam
menunggu saatnya ridha ilhi
ku pertahankan imanku
untuk menggapai harapan yang lebih baik
buat meninggalkan hari ini
tak terasa semua berjalan dengan kenyataan yang ada
gersang
tandus
kering
air adalah harapan kesegaran
kini aku hanya diam
termangu
menunggu sisa keringat yang mau mengering
sepoi pendingin udara
tak jua mampu mengusir kegersangan ini
keringatku semakin mengalir dengan deras
kala hati tak jua damai
tak jua mau dingin
oleh suasana saat ini
senyum impian kini menjadi mimik menakutkan
tiap ingat akan dirimu
getar kalbuku menjadi gusar
datangkan angin kering kegerahan
diamku hanya lesu
diamku hanya menelusuri tatapan kosong
hampa oleh kenyataan yang ada
daun-daun rinduku kini berguguran
tertiup prahara asmara yang kau tawarkan
kini aku telah terjerat
tak jua mampu lepas dari rasa gerah
dari kekeringan
betapa air kesejukan jiwa
telah kerontang
terbakar api cinta yang kau tawarkan
pohon ragaku kini mulai mengering
oleh tandusnya taman eden harapan cintaku
aku tak lagi mampu menemukan setitik air kesejukan
kala letihku
lelahku
membuatku semakin tertekan
air mataku telah mengering
tak lagi memberikan kesegaran
kin aku hanya mampu diam
menunggu saatnya ridha ilhi
ku pertahankan imanku
untuk menggapai harapan yang lebih baik
Senin, 27 Agustus 2012
peringatan malaekat
hari ini telah melalui hari kemarin
sebagian waktu terlupakan
hanya sebagian kecil yang teringat
semua tetap saja terjalani
seiring waktu dan ruang buat bernapas
mentari tetap akan bersinar
menyebarkan kehangatan
anginpun enggan bertiup
beristirahat sejanak
untuk mengumpulkan tenaga buat meniup awan
saat musim harus berubah
kini angin hanya bersiul
tanda dunia masih bertahan
namun di sisi lain
gejolak rasa terus saja bergulat
menerjang gelombang prahara kehidupan
kini bentrokan dimana-mana
kebakaran rumah dimana-mana
banjir dan bah melanda dunia
semua ini peringatan malaekat buat kita
masihkah belum tersadar............
Langganan:
Postingan (Atom)