Jumat, 28 September 2012

kau

Kau adalah suryaku
yang memancarkan kehangatan dari kelunya hentakan kerinduan

kau adalah anginku
yang senantiasa membisikkan
hembusan kesejukan makna cinta

kau adalah kelamku
yang setia memberikan kekuatan
untuk bertahan menerjang
gejolak rasa

kau adalah idolaku
kaua adalah cintaku
.kau adalah kasihku
kau adalah napas rinduku
tanpa kau hariku terasa tandus
terasa hampa
tak ingin kehilanganmu karena kau adalah roh cintaku

Senin, 24 September 2012

kebahagiaan

KEBAHAGIAAN

ada dua hal dalam hidup manusia
dia seorang perempuan
dan dia seorang lelaki

semua wanita mengenal lelaki
semua wanita mengarapkan lelaki
namun tak semua wanita menghargai lelaki
hanya wanita yang soleha yang menjunjung harkat lelaki

demikian pula dengan lelaki
semua lelaki ingin mengenal wanita
semua lelaki ingin mendapatkan wanita
namun tak semua lelaki menghargai wanita
karena lelaki terhormatlah yang menghargai seorang wanita

hidup tanpa wanita
tak akan pernah merasakan syurga dunia

dan hidup tanpa lelaki
tak akan pernah menikmati keindahan makna cinta

lelaki adalah sang pecinta
dan wanita adalah yang mencintai

karena hidup ini di gerakkan oleh nafsu
tanpa nafsu tak akan pernah merasakan arti
dan makna syurga dunia

keindahan taman hati
akan tercipta lewat sentuhan kalbu
yang di warnai oleh gemerlap bunga cinta
jika cinta ternodai
maka prahara jiwa akan terasa gersang

alangkah bahagianya seorang dengan keimanannya
menjalankan nafsunya dengan sederhana
dan berperilaku sebagai manusia sejati

menikmati keindahan nafsu
dengan menghalalkan keridhaan sang kekasih
lewat ijab dan kabul
lewat ikrar perkawinan
hingga tercipta keindahan nafsu
yang akan membawa makna cinta yang hakiki



getar asmara

Perjuangan menggapai sang malam
kala surya mulai letih menyinari siang
kini akan tergantikan dengan kelam
aku tetaplah aku
tak akan terkikis oleh waktu
aku yang senantiasa termangu 
saat guratan bayangan senyum indahmu menebarkan pesona
membuatku tak berdaya

aku tetaplah aku yang mencintaimu
aku tetaplah aku yang merindukanu
kau kekasihku yang aku cintai
kekasih yang mendamaikan gundah rinduku
kau adalah kau yang selalu menebarkan keindahan
oleh senyum tipis
yang senantiasa menerawang
buih kehangatan

aku tetaplah aku
yang menunggumu
menunggu saat kau mengatakan
sayangmu pada ku

Jumat, 14 September 2012

teriknya rinduku

Diam di teduhnya rindang pepohonan nan menyejukkan
menghirup angin
menatap cakrawala belantara kehidupan

lalu lalang monster besi
menerjang teriknya sang mentari
asap knalpot
deru dan hentakan klakson
dan derit ban saat mengerem
membuat suasna panas menyesakkan

mencari ruang buat hati
untuk menikmati suasana kerinduan yang menyelimuti
relung kalbu cintaku

hati makin letih
mencari bayangan rinduku
menerobos ruang waktu
dengan teriknya terpaan asmara yang membuatku hanya mampu berdesah

air mataku mengering
terbakar api cintamu
ingin setetes air kesejukan makna kasimu
membasahi relung kalbu rinduku
yang gersang
yang tandus
yang kerontang

dan kini aku hanya mampu diam
menikmati derita rinduku

cinta itu rahasia

di kejar dia lari
di diamkan mengakibatkan kehancuran dan derita hingga putus asa

saat tak jua menemukan arti cinta
berdoa dan berusaha untuk mengejarnya
dia nyata namun sulit untuk di raih
jarena hakekat gaib itu adalah ridah ilahi

tak jua satu insan yang mengetahui siapa cintanya
siapa belahan jiwanya
siapa jodohnya
dari mana dia
seperti apa dia
karena cinta itu RahasiaNya

cinta harus di kejar karena dia akan cepat berlalu
cinta harus usaha karena cinta butuh pengorbanan
cinta harus di raih karena cinta adalah haknya nafsu
keindahan adalah nafsu
kebahagiaan adalah nafsu
karena nafsu kita merasakan derita
karena nafsu kita tau arti sakitnya derita cinta

karena nafsu itu adalah motornya kehidupan

dehidrasi

Wujud cintamu terwujud lewat teriknya mentari
yang membakar amartha kasih
membakar raungan asa
terperosok oleh silaunya terpaan sinar cintamu

hati terkapar terbakar teriknya terpaan cintamu
tak jua ada keteduhan
ragaku lunglai
dehidrasi oleh terpaan panas terik cinta yang kau tawarkan

kini tak lagi ada sehelai daun buat keteduhan jiwaku
galau
terkapar dalam keletihan
menerobos gurun perjalanan menggapai rasa cintaku padamu

mata ku tak lagi memiliki setitik air kesejukan
terbakar oleh terpaan surya cintamu
kering
kerontangkan kegalauan
oh cinta
aku tak lagi mampu berbuat
kini aku kalah
kini aku lost
dan menjadi budak
yang tak lagi mampu keluar dari harapan damai

aku mencintaimu
aku sangat menyayangimu
aku benar merindukanmu
aku sangat menyukaimu

dan kini aku hanya mampu berucap
terimalah cintaku
agar angin suamu
mendatangkan kesejukan
dari terpaan cintamu

Selasa, 28 Agustus 2012

terbakar cinta

dengan suasana senja yang mulai mempersiapkan diri
buat meninggalkan hari ini
tak terasa semua berjalan dengan kenyataan yang ada
gersang
tandus
kering
air adalah harapan kesegaran
kini aku hanya diam
termangu
menunggu sisa keringat yang mau mengering

sepoi pendingin udara
tak jua mampu mengusir kegersangan ini
keringatku semakin mengalir dengan deras
kala hati tak jua damai
tak jua mau dingin
oleh suasana saat ini

senyum impian kini menjadi mimik menakutkan
tiap ingat akan dirimu
getar kalbuku menjadi gusar
datangkan angin kering kegerahan

diamku hanya lesu
diamku hanya menelusuri tatapan kosong
hampa oleh kenyataan yang ada

daun-daun rinduku kini berguguran
tertiup prahara asmara yang kau tawarkan
kini aku telah terjerat
tak jua mampu lepas dari rasa gerah
dari kekeringan

betapa air kesejukan jiwa
telah kerontang
terbakar api cinta yang kau tawarkan

pohon ragaku kini mulai mengering
oleh tandusnya taman eden harapan cintaku
aku tak lagi mampu menemukan setitik air kesejukan
kala letihku
lelahku
membuatku semakin tertekan

air mataku telah mengering
tak lagi memberikan kesegaran
kin aku hanya mampu diam
menunggu saatnya ridha ilhi

ku pertahankan imanku
untuk menggapai harapan yang lebih baik

Senin, 27 Agustus 2012

peringatan malaekat

hari ini telah melalui hari kemarin
sebagian waktu terlupakan
hanya sebagian kecil yang teringat
semua tetap saja terjalani
seiring waktu dan ruang buat bernapas

mentari tetap akan bersinar 
menyebarkan kehangatan
anginpun enggan bertiup
beristirahat sejanak
untuk mengumpulkan tenaga buat meniup awan 
saat musim harus berubah

kini angin hanya bersiul
tanda dunia masih bertahan
namun di sisi lain 
gejolak rasa terus saja bergulat
menerjang gelombang prahara kehidupan

kini bentrokan dimana-mana
kebakaran rumah dimana-mana
 banjir dan bah melanda dunia
 semua ini peringatan malaekat buat kita

masihkah belum tersadar............


Minggu, 26 Agustus 2012

cinta

CINTA

jika ingin esok menjadi lebih baik
maka tatalah hari ini
karena saat ini adalah pondasi buat hari esok

jika saat ini di biarkan berlalu tanpa berbuat
maka esok juga akan sia-sia

cinta adalah sumber gairah
jangan biarkan cinta menggerogoti pikiran
jadikan motivasi buat meraih keindahan

biarkan cinta memilih
jika kerinduan membuat kita tersenyum
kejar dan raihlah
karena dia adalah cinta sejati

cinta tidak pernah menyakiti
namun kadang kita tersakiti karena nafsu
kelolalah nafsu itu dengan baik

jika saatnya tiba berilah label halal
agar cinta dapat memberikan ketenangan
dapat memberikan warna kehidupan
hingga kita selalu tersenyum
menatap hari esok


Sabtu, 25 Agustus 2012

meletihkan

kini malam mulai menyergap kelam
suasana ceria
suasana haromonis
suasana penuh senyum
adalah harpan saat siang mendekati sore

namun kini aku termangu
tersentak
gelora prahara jiwa kembali terguncang
saat harapan keindahan kini menjadi tsunami prahara kalbu
yang ter bias lewat keangkuhan
oleh cinta yang kau tawarkan

air mataku kin telah mengering
terbakar emosi jiwa
aku tak jua mampu berkilah
dadaku sesak
tenggorokanku sakit

betapa mudahnya kau berkilah dari terpaan cintaku
aku tak lagi mampu berbuat
aku begitu hanyut
aku begitu mencintaimu

lukaku tak jua mampu ku jinakkan
kekuatan makna cintaku padamu
telah memnghancurkan pendirian ku

aku kalah
aku luluh
cinta yang kau tawarkan
talah merasuki sum-sum persendian pertahananku
aku letih dengan semua ini

ku mencoba melupakanmu
namun semakin mencoba
semakin kuat rasa cintaku padamu
ingin ku lepas
ingin ku merdeka
dari rong-rongan cintamu
betapa malam yang meletihkan


Jumat, 17 Agustus 2012

diam

mataku akan ku tutup
agar tak melihat sandiwara kesengsaraan nafsu
akan ku buka mata hatiku hanya untuk mencari ridha ilahi

telingaku kini diam
tak mau mendengarkan ocehan dan keluhan
karena semua telah Allah swt sediakan buat kita nikmati

hidungkan tak jua mampu mencium aroma kemaksiatan
yang mempengaruhi tiap desah perjalanan kehidupan
materi hanya pelengkap kehidupan

tak jua harus di kejar
tak jua harus eksplor dengan intrik keji 
gerakkan badan
mengikuti alam pikiran
pikiran yang tergerakkan atas ridha ilahi

jangan mencoba mengikuti arah pikiran yang menyesatkan
karena semua itu adalah nafsu
yang akan membuat kita sengsara

nikmatilah tiap getaran jiwa
dengan selalu ikhlas menerima kenyataan yang ada

allah swt tak akan membiarkan hambanya lara
oleh hasutan kehidupan
jika ia bersabar

yakinlah wahai msahabat
kesabaran itu adalah level tertinggi dari keimanan





Kamis, 16 Agustus 2012

minal aidin walfaizin

digersang tandusnya belantara kehidupan
kini aku hanya kembali diam
menapaki hari hingga kelam berlalu
dalam kehendak yang tak jua mampu mengukir harapan
hanya mampu termangu
meratapi tiap desah lantunan kesedihan
ayat-ayat al-quran
rame suasana ibadah
syahdunya malam saat berbuka puasa
menanti dengan rasa lapar dan dahaga
semua akan berakhir

seiring waktu berlalu
dalam kesedihanku
akan ada kerinduan
yang akan menghimpit tiap desah nadi napas imanku
kehilangan makna duniawi terasa indah
saat aku harus kuat
aku harus berjuang melawan nafsu
dan kini
hari itu akan tiba
saatnya aku harus

MEMOHON MAAF
dan
berucap

MINAL AIDIN WALFAIZIN

mohon dimaafkan segala update ku yang kurang berkenan
semoga kita menjadi fitri
saat kita kembali menapaki hari yang penuh kemenangan

MERDEKA

Selasa, 14 Agustus 2012

harapan semu

HARAPAN SEMU
kini mentari kembali menghangatkan raga
dari kekeluan rasa
pagi baru saja mendekati siang
sore terasa lama
untuk menjumpai sang malam

bulir bulir nestapa
masih terasa mengganjal
puing puing berserakan
tak terarahkan
menghalangi langkah rinduku

kala tsunami harapan
tersapu lara rindu
yang kini menghantui tiap desah pandangan rinduku

kala malam tiba
mata tak jua terpejam
harapkan siang
namun kini semua tetap saja
semakin menyiksa
hanya termangu menatap harapan semu

Senin, 13 Agustus 2012

cinta adalah manikam

CINTA ADALAH MANIKAM
 
diam dalam kelam 
meratapi gelapnya malam
istirahatkan raga dari gejolak rasa
mataku tertutup
enggan menyaksikan panorama kepalsuan
tangan bersedekap
enggan menjinjing kemunafikan
ragaku diam
menikmati getar kalbu
lewat untaian ayat - ayat syahdu
 
malam adalah renungan
malam adalah harapan
malam adalah cengkraman  rindu

syahwat datangkan keresahan
cinta hanyalah hasutan nafsu
yang terkadang menghempas hingga meleburkan harapan
namun 
tak jua harus di takuti
tak jua harus di benci
tak jua harus di hindari
karena kita ada karena cinta
kita ada karena kita harus mencintai
karena rasa cinta
akan mendatangkan rasa bahagia

namun hati-hati dengan cinta
karena cinta juga akan menghancurkan
akan meleburkan
akan memusnahkan
jika cinta di artikan sebagai nafsu

namun cinta akan mendatangkan rasa bahagia
jika cinta itu adalah karunia ilahi
jangan birakan hiasan cinta
memporak porandakan sendi kehidupan
karena cinta adalah anugerah

jagalah
karena cinta adalah manikam
yang akan mendatangkan kesuburan makna kasih
hingga membawa kita ke langit ketujuh
terbangkan angan oleh rengkuhan bahagia
 
 
 

tarian malam

malam kini terasa lambat
pagi masih begitu lama
asik bermain syahdu kamuplase harapan
pikiran tak jua mampu mengukir kenyataan
nelangsa nuansa bathin terkoyak bersama rintihan asa

melukis bayang-bayang di dalam dunia maya
mengambang dengan nuansa harapan
namun semua itu adalah harapan semu
hanya mukjizat ilahi yang dapat mengurai rahasia malam ini

tak jua mata terpejam
dalam keletihan
dalam kelesuan
meniti siang
peluh telah memngering
terbakar emosi jiwa
meninggalkan kerontangnya harapan

apa yang harus ku lakukan
sejuta harapan adalah mimpi
yang membawa keletihan
yang mempengaruhi irama desah napas tersengal
bagai menapaki jurang lembah derita

mencari bayangan semu di dunia maya
mencari persamaan akan senyum impian
hanya derita lara harapan
tak jua mengobsesikan artikulasi kenyataan

akankah terus begini
tak jua berani menelusuri rimba kehidupan nyata
oleh keterbatasan materi
keterbatasan penampilan
keterbatasan raut

dan kini malam makin menapaki malam yang makin kelam
sepi sunyi
berbalur gejolak rasa

nurani-nurani kini mulai berdansa
menari di atas pamnggung sandiwara kepalsuan
meneguk anggur kehancuran

tak jua mampu mengusir lara rinduku
hingga terkapar dalam diam
dan sunyi kelam