Jumat, 18 Desember 2015

HIJRAH CINTA


Jiwa jiwa yang berhamburan
Jiwa yang selal

Rabu, 09 Desember 2015

kesejukan rindu


Menikmati hembusan angin kehidupan
Angan kini terasa ringan bagai kapas
Terbang menuju awan asmaramu
Bergayut diantara helaan kabut kehidupan

Dan kini awan kembali menangis bahagia
Menyaksikan gemuruh cintaku padamu



derita malam di HO

Aku tak mampu berfikir apa apa tentangmu
Aku tak jua mampu memberikan secercah cahaya keindahan
Aku adalah aku dengan diriku
Aku adalah aku yang hidup dalam dunia imaginasi
Saat ku tak lagi memiliki nilai 
Aku adalah aku yang kau singkirkan
Saat ku tak lagi mampu mengelak dari tatapamu
Aku adalah aku yang tersiksa karena harapan
Saat ku tak lagi menjanjikan makna bahagia
Aku adalah aku yang tak lagi diperdulikan

Kau adalah kamu dengan dirimu
Dirimu yang terjerebab dalam siksa bayangan
Kau adalah kamu dengan pikiranmu
Dirimu yang tersiksa dalam harapan

Dan aku adalah aku
Aku yang terbiasa yang terpinggirkan
Karena aku adalah aku yang diselimuti hamparan kelam
Dan kini makin gulita oleh pesonamu

Dan makin kelam oleh ceritamu
Dan makin tenggelam oleh egomu

Malam makin kelam
Akupun ingin pulas
Akan ku upayakan
Malam ini melupakanmu

Karena aku tak ingin 
Kau dengan dirimu
Menderita karena sikapku

Aku tau siapa diriku
Dan aku tak tau kamu dengan dirimu