Sabtu, 17 Agustus 2019

Kaku

mentari memancarkan gemparan cahaya yang cukup terik
hembusan angin sepoi berhembus membius aktifitas raga
semua terasa aneh
tak lagi mampu berbuat apa apa
beraktifitas di luar membuat raga terasa terbakar
oh..... hanya desahan napas berat yang mengiringi siang penuh tekanan

tertekan ketika ruang kalbuku ikut terbakar oleh pesona cinta yang telah bersemi

kini mulai layu dan kering
oleh terpaan khianat
ragaku kaku
jiwaku beku

ingin ku menangis
pertahanan ku tak lagi mampu bertahan

hanya terpaku menyaksikan senyum masa lalu

Jumat, 05 Juli 2019

Rentihan makna cinta

RINTIHAN MAKNA CINTA

Di saat malam terasa hampa
Hembusan angin dingin tak lagi terasa menyejukkan
Hanya diam terpaku menyusun puing puing angan yang luka

Bias kelam telah membuat atma ku gulita
Hanya mampu berharap tarian bintang membiaskan keindahan pada relung kerinduan

Air mataku kini telah mengering
Terbakar api cemburu
Kini oase cintaku mulai gersang dan tandus
Kering oleh tiupan api asmara

Ku tak lagi mampu berbuat apa apa
Tak lagi memiliki makna duniawi
Karena ku telah menyerahkan segala hidupku untuk pengabdian cintaku padamu

Ya allah....   Jika ini ujian cintaku maka berilah aku kekuatan agar aku mampu tegar menghadapi makna cintaku

Minggu, 28 April 2019

Harapan

HARAPAN

Hari telah mendekati senja
Cakrawala kembali tersenyum dari tangisan awan
Tapi ku masih saja terbaring
Menetralisir detak yang mulai lemah oleh letihnya kehidupan

Ku tak mampu berbuat apa apa
Hanya diam mengikuti detak kehidupan
Sahabat.... Maafkan khilaf duniawiku
Karena maaf mu dapat meringankan hasrat jiwaku yang terbelenggu oleh penantian menuju kematian

Senin, 22 April 2019

Desahan malam

AKU dengan diriku
Terlentang dibawah tebaran rembulan malam
Tak juga mampu terlelap
Walau raga mulai letih

Hanya terbujur menghitung sisa desah kehidupan
Pikiranku mulai menerjang lubang hitam menembus rembulan malam

Terlalu banyak tentang hari hari menanti kematian yang mengisi otak dan pikiran
Apa yang pernah ku lakukan selama menanti kematian...?

Dan kini
Napas mulai berat
Tanda jantung tak lagi mampu menampung kesah kehidupan

Duhai sahabat
Maafkan khilaf duniawiku
Relakan apa yang pernah ku lakukan sebagai memori dalam hidupmu
Semoga kelak kita dapatkan berjumpa sebagai diri yang tersenyum menyambut alam penantian.

Sabtu, 20 April 2019

Menanti saatnya tiba

Ku tak lagi memiliki makna duniawi
Hanya sekedar hidup
Tanpa mampu melakukan apa apa
Ingin kulakukan apa yang harus kulakukan
Pikiranku sarat dengan ide
Pikiranku sarat dengan cita cita
Pikiranku sarat dengan harapan
Namun
Ku harus akui
Ku tak lagi mampu melakukan apa apa

Dalam diam
Dalam tidur
Dalam duduk
Semua sama saja
Nyeri ,nyeri, nyeri dan terasa sakit

Ingin ku melakukan sesuatu yang berarti buat penantian menuju kematian
Agar aku meninggalkan senyuman
Tanda ku bermanfaat buat mu

Kamis, 11 Oktober 2018

Selamat malam cintaku

TIDURLAH SAYANG

Seraut wajah di balik lelap
Kutatap dengan penuh rasa cinta
Ruang bathinku bergejolak
Tertindih derita rasa

Angan dan jiwaku kini terbang tinggalkan bumi
Menerobos ruang rindu
Menyikap tabir kehidupan
Untuk memohon agar ku masih diberi kesempatan untuk selalu membuatnya tersenyum

Kembali ku tatap raut wajah penuh rasa takut
Tak kuasa menahan rasa sedih
Rasa hangat mengalirkan bulir menetes disela kelopakku

Sembari berucap terima kasih sayang
Setiamu membuatku  berjuang untuk bertahan dari rasa sakit dimalam ini

Minggu, 27 Mei 2018

Doa jomblo

DOA SANG PERINDU

ya allah berikanlah kekasih hatiku pasangan yang engkau ridhai
Yang setia bersama waktu yang terjalani ketika telah bersamanya

Ya allah... andai dia adalah pasangan imanku maka segerakanlah pertemukan aku dengannya dalam satu ikatan yang engkau halalkan

Ya allah... jika dia bukan jodohku mohon ya allah beri petunjuk bagaimana caranya agar aku bisa bersamnya

Doa senja

DOA SENJA

Didalam gerahnya hidup ini
Ku mendengarkan senandung syair kehidupan

Siang mendekati sore 
Rasa lapar
Rasa haus
Rasa ngantuk
Tercampur dalam kemasan hati yang merindu

Sesaat ku terdiam dalam gerah
Ku luangkan waktu untuk menyegarkan raga dengan membasuh muka mensucikan diri dengan berwudhlu

Ya allah terimalah amal puasaku sebagai bukti abdiku padamu 

Ya allah ampunilah dosa khilaf pikiranku
Berilah ruang dalam kalbu cintaku sebagai hiasan keindahan taman hati

Ya allah berilah ruang terindahmu saat kami datang lewat alam bazrah dan syurga edenmu disaat kiamat kelak

Amin ya robbal alamain

Sabtu, 26 Mei 2018

Nilai

NILAI BAHAGIA

Kini waktu semakin tak dapat 
di hentikan
Walau sesaat saja
Apa yang harus kulakukan 
Diam tak melakukan  apa apa
Mengeluh dengan suasana yang semakin membuat ku berubah

Sementara waktu akan melampui dunia tanpa kau mampu menghentikannya

Walau kau baru menyadari bahwa ada nilai yang harus kita kejar

Jangan kita menjual diri dengan harga termurah ketika kita tau bahwa di dunia saat ini tak memiliki nilai

Terbentang kemelaratan
Terbentang kemiskinan
Terbentang kepapaan

Namun semua itu bukanlah nilai kebahagiaan
Namun semua itu adalah desakan gelora nafsu agar kita menjual diri dengan harga terrendah

Sadarlah bahwa kebahagiaan itu ada pada kekuatan nilai berapa besar kau menerima kenyataan ini

Hingga kau tersenyum menyadari bahwa nilai diri ternyata sangatlah berharga

Kamis, 24 Mei 2018

CINTAKU

Ayat ayat cinta
Mulai menggetarkan sukma
Saat kubaca satu persatu bait demi bait rentetan syair 
Membawa ruang di kalbu terperosok dalam jurang kerinduan

Allahu rabbi getar kerinduan mulai menerobos kisi gersang bathinku

Terucap keagungan ridhaNya
Allahu.......
Pemelihara keseimbangan keindahan menuju kesejatian cinta

Aroma kesejukan rindu mulai menyuburkan taman keindahan hati yang di hiasi aroma ridhaNya

Semoga diantara kita selamanya membuat kesejatian kebahagiaan menyelimuti sisi kehidupan kita

Rabu, 23 Mei 2018

MENTARIKU

Ruang terasa hampa
Terhempas oleh gerahnya terik mentari
Dahaga mulai menyerang tenggorokan
Tanda keringnya hamparan asa
Dan kini ...
Air adalah banyangan yang paling nikmat

Namun di sisi lain
Saat membayangkan seteguk air
Gejolak lain mulai memberontak untuk ikut berdemo ingin juga di berikan asupan makanan buat energi

Oh.... mentari
Betapa kuatnya nikmat hangat yang kau pancarkan
Aku kini tak mampu menerobos teriknya harapan
Oleh risalah kehidupan

Terkapar dalam diam
Menanti saar bahagia
Menanti saat bergembira
Menanti saat kami tersenyum dan berdoa buat mengakhiri puasa hari ini

Rabu, 16 Mei 2018

KEMATIAN

Kini kembali terbangun dari desakan malam
Yang menekan detak  jantung yang terasa melambat
Peringatan akan sebuah akhir

Ku mulai tau
Ketika detak jantung tak lagi bergerak sejatinya itu bukanlah kematian

Ku mulai mengerti
Ketika kerja otak tak lagi mampu mengingat akanNya itulah kematian

Karena diri telah menyatu dengan  dzatNya

Ya allah..... anugerah diri yang kau tunjukkan semoga dapat membuatku semakin menjadi lebih baik

Selasa, 15 Mei 2018

Hiasan kalbu

Belajarlah menerima sebuah perbedaan 
Karena itu adalah soal kehidupan yang membutuhkan jawaban kehidupan atas diri

Jika kau berhasil maka kau akan selalu merasakan arti kebahagiaan

Namun jika masih ada rasa tak menerima 
Maka kembalilah  untuk bertafakkur jejali lisanmu dengan asma Allah agar hati yang sombong terurai oleh kesejukan izzati

Senin, 14 Mei 2018

DAMAIKAN NEGERIKU

Jiwaku tak lagi mampu menatap tarian bintang saat kelam menyeruak menutupi teriknya kehidupan

Jalan kelam makin terbentang untuk diterobos jiwa jiwa yang hampa

Sepoi siulan bayu tak lagi membuat kesejukan oleh gejolak kehidupan yang melanda negeriku

Gerah.....
Gerah yang dapat membuat raga tersusupi angin masuk ke dalam rongga pori kulit hingga tergeletak mual karena masuk angin

Napas berat ku berharap negeriku damai dalam kesejukan

Bom surabaya



Bungkam oleh bencana melanda negeriku
Limpahan darah mengenai tanah airku

Tak mampu bernapas lega
Terobsesi serangan Bom dimana mana

Hanya doa kepada korban
semoga amal ibadahnya memberikan jalan menuju syurga